Predator - PBC Indonesian International Open 2026 Siap Digelar, 126 Atlet dari 20 Negara Meriahkan Jakarta
JAKARTA, iNews.id – Predator - PBC Indonesian International Open 2026 siap kembali menjadi sorotan dunia biliar dengan menghadirkan 126 atlet dari 20 negara. Turnamen internasional bergengsi tersebut akan berlangsung di Pro Billiard Center (PBC) iNews Tower, Jakarta, pada 1 hingga 4 Juli 2026.
Sebelum memasuki babak utama, para peserta akan terlebih dahulu menjalani fase kualifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 30 Juni 2026. Ajang ini menjadi salah satu turnamen biliar internasional terbesar yang digelar di Indonesia.
Predator - PBC Indonesian International Open 2026 merupakan hasil kolaborasi PB Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) dan Pro Billiard Center (PBC). Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga secara berturut-turut setelah sukses digelar pada 2024 dan 2025.
Kehadiran 126 atlet dari 20 negara menunjukkan turnamen ini semakin mendapat pengakuan dari komunitas biliar dunia. Jumlah peserta yang besar juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu tuan rumah kompetisi biliar internasional yang diperhitungkan.
Dalam konferensi pers di MNC Conference Hall iNews Tower Jakarta, Kamis (4/6/2026), Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, menyampaikan sambutan kepada seluruh peserta yang akan ambil bagian dalam turnamen tersebut.
"Untuk seluruh peserta saya ucapkan selamat datang, khususnya yang dari luar negeri di turnamen ini. Dan untuk semuanya tanpa kecuali, selamat bertanding," kata Hary Tanoesoedibjo.
POBSI Ingin Turnamen Terus Berlanjut
Selain menyambut para atlet internasional, Hary Tanoesoedibjo juga memberikan motivasi kepada para pebiliar Indonesia agar mampu memanfaatkan kesempatan berharga tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dia berharap para atlet tuan rumah tidak gentar menghadapi persaingan dari pemain-pemain mancanegara yang datang dengan kualitas tinggi dan pengalaman internasional yang lebih banyak.
"Berikan yang terbaik supaya kita tentunya bisa menjuarai turnamen ini. POBSI berkomitmen turnamen ini akan berjalan terus untuk Indonesia International Open, dan mudah-mudahan kejuaraan dunia pun juga akan terus berlanjut," ujarnya.
Komitmen menjaga keberlangsungan Predator - PBC Indonesian International Open menjadi bagian dari upaya PB POBSI memperkuat ekosistem biliar nasional. Kompetisi internasional dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas atlet Indonesia.
Menurut Hary Tanoesoedibjo, perkembangan olahraga biliar membutuhkan dukungan kompetisi yang berjenjang, mulai dari tingkat daerah, nasional hingga internasional. Karena itu, PB POBSI terus berupaya menghadirkan turnamen berkualitas yang dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan para atlet.
"Kita lihat sudah cukup berkembang di mana-mana dan salah satu yang bisa mentrigger biliar itu lebih berkembang lagi ya kompetisi. Kita mulai dari kompetisi daerah, kompetisi nasional, dan akhirnya kita memberanikan untuk melakukan kompetisi internasional," tuturnya.
Predator - PBC Indonesian International Open 2026 tidak hanya menjadi arena persaingan para pebiliar dunia, tetapi juga menjadi bagian dari langkah besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga biliar internasional melalui penyelenggaraan turnamen berstandar dunia secara berkelanjutan.










