Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

Terkini | inews | Rabu, 3 Juni 2026 - 13:44
share

WASHINGTON, iNews.id - Badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA mengungkap, meteor yang menabrak atmosfer Bumi hingga memicu ledakan dahsyat pada akhir pekan lalu, berukuran sebesar gajah dewasa.

Meteor tersebut menabrak atmosfer di langit New England, Sabtu (30/5/2026), pada ketinggian sekitar 50 km. Dari suara ledakannya, kekuatan ledakan tersebut setara dengan 230 ton TNT (sebelumnya disebutkan 300). 

Menurut NASA, dalam pembaruan keterangan yang posting-an di media sosial Senin (1/6/2026), meteor itu berukuran seperti gajah dengan diameter sekitar 1,6 meter dan bobot 5,6 metrik ton. Benda angkasa itu memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 67.595 km per jam (bukan 120.700 km per jam seperti dilaporkan sebelumnya). 

Bola api bergerak melalui atmosfer dari barat laut ke tenggara sejauh 41 km sebelum pecah berkeping-keping pada ketinggian 50 km (sebelumnya dilaporkan 64 km), menghasilkan meteorit yang menuju Teluk Cape Cod, yang berada di sepanjang Negara Bagian Massachusetts.

“Meteor sering (jatuh) di atas laut atau daerah tidak berpenghuni, tanpa saksi, atau pada siang hari, sehingga sulit untuk dilihat,” bunyi pernyataan NASA.

Suara dentuman keras membuat banyak warga Massachusetts dan Rhode Island mengira terjadi gempa bumi atau pohon tumbang.

Beberapa pengguna media sosial mengunggah pesan, anjing atau hewan peliharaan mereka ketakutan.

Beberapa orang bertanya ke Badan Survei Geologi AS (USGS), merasakan guncangan. Namun USGS merespons tak ada gempa yang terjadi.

American Meteor Society mendapat laporan dari warga di Delaware hingga Montreal, mendengar suara dentuman dua kali, merasakan tanah berguncang, serta melihat bola api.

Topik Menarik