Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor, Ortu Calon Siswa Nunggu Sejak Pagi
BOGOR, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri open house Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Para orang tua dan calon siswa pun menunggu kehadiran Prabowo sejak pagi.
Dari pantauan iNews.id di lokasi, pengamanan mulai diperketat menjelang kedatangan Kepala Negara. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah terlihat melakukan sterilisasi di sejumlah titik area sekolah. Petugas juga memasang metal detector di pintu masuk utama guna memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Orang tua calon siswa tampak berkumpul di area yang telah disediakan panitia. Sebagian di antaranya terlihat berbincang sembari menunggu dimulainya agenda kunjungan Presiden.
Hingga berita ini ditulis, persiapan penyambutan Presiden Prabowo masih berlangsung. Aparat keamanan terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi, sementara orang tua calon siswa menantikan kedatangan Presiden Prabowo untuk menghadiri kegiatan di SRMP 10 Kabupaten Bogor.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono telah meninjau kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut pada Selasa (2/6/2026). Dalam kunjungan itu, keduanya berdialog dengan siswa, calon siswa, serta orang tua untuk mendengarkan pengalaman dan harapan mereka terhadap program Sekolah Rakyat.
Sebelumnya Gus Ipul menyampaikan, banyak anak dari keluarga prasejahtera yang memiliki semangat besar untuk belajar, tetapi terkendala kondisi ekonomi keluarga. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat datang sebagai jawaban atas permasalahan tersebut.
“Orang tuanya mungkin belum sukses, tetapi anak-anaknya harus menjadi orang-orang yang sukses. Yang paling penting, apa pun keadaan orang tuamu, kamu harus tetap bangga dan hormat kepada ayah dan ibumu, kepada keluargamu yang bekerja keras untuk bisa memberikan yang terbaik bagi putra-putrinya,” kata Gus Ipul.
Sebagai contoh, ia mengundang salah seorang siswa SRMP 10 Bogor untuk berbagi pengalaman. Vikar Ziyad Rasya (13) menceritakan perubahan yang ia rasakan setelah masuk Sekolah Rakyat.
“Jadi sebelum di sini, saya hidup dengan keluarga yang kurang mampu dan waktu itu hampir putus sekolah. Tetapi semenjak ada Sekolah Rakyat, saya di sini sangat berkecukupan, mulai dari makan, kasih sayang, sampai kegiatan sekolah,” ujar Rasya.
Ia juga menceritakan bahwa suasana belajar di Sekolah Rakyat membuatnya merasa lebih nyaman dan percaya diri.
“Di sini tidak ada bullying. Semuanya diberi kasih sayang yang setara. Benar-benar berbeda sekali rasanya. Biasanya di rumah ikut dagang, tetapi di sini benar-benar kita fokus belajar dan mengikuti kegiatan-kegiatan lain dari wali asuh atau wali asrama,” katanya.
Gus Ipul kemudian bertanya tentang proses belajar di kelas.
“Ceritakan, bagaimana kalau kamu belajar di kelas?” katanya.
Ia menjawab bahwa para guru mengajar dengan jelas dan membuat suasana kelas menyenangkan.
“Di sini, sama guru-gurunya dijelaskan dengan jelas, dengan detail, benar-benar agar kami bisa belajar dan fokus belajar. Guru-guru di sini selain mengajar, juga membuat permainan kecil-kecilan untuk membuat suasana kelas seru,” ujar Rasya.










