Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!
JAKARTA, iNews.id - Jemaah haji Indonesia yang tiba di Tanah Air tidak perlu antre lagi di imigrasi. Mereka diperbolehkan langsung pulang tanpa proses pemeriksaan data keimigrasian.
Menurut Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko hal itu karena pihaknya menghadirkan layanan corridor gate. Dengan layanan ini, jemaah cukup melalui koridor yang sudah disiapkan tanpa perlu melakukan prosedur pemeriksaan keimigrasian konvensional maupun autogate, karena data jemaah telah diverifikasi sebelumnya.
Namun, layanan tersebut baru tersedia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
"Jadi para jemaah begitu sampai di bandara, bawa barang, bisa langsung pulang," kata dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, disiapkan dua corridor gate di Terminal 2. Fasilitas pertama berada di Gate F1 untuk melayani kloter Jakarta-Lampung, sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan penerbangan domestik ke Lampung dari area keberangkatan.
Imigrasi Cegah Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji, Hendak Terbang Pakai Visa Nonprosedural
Fasilitas kedua ditempatkan di area kedatangan Terminal 2 untuk melayani kloter Jakarta-Pondok Gede dan Jakarta-Bekasi. Sejumlah petugas dan mobile unit juga disiagakan di tiap titik tersebut.
Di Surabaya, corridor gate dipindahkan dari Terminal 2 Bandara Juanda ke Asrama Haji Sukolilo. Sistem di lokasi ini telah terhubung dengan jaringan keimigrasian yang didukung koneksi utama, jalur cadangan berbasis satelit, serta alternatif konektivitas lain untuk mendekatkan pelayanan kepada jemaah.
Seluruh kesiapan debarkasi haji di Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah titik lainnya berada dalam kondisi siap beroperasi, mulai dari aspek petugas, fasilitas pemeriksaan, hingga sistem pendukung.
"Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik, khususnya saat ini bagi jemaah haji Indonesia yang kembali ke Tanah Air. Harapan kami, proses kedatangan jemaah berlangsung cepat, aman, dan nyaman sehingga bisa cepat kembali berkumpul bersama keluarga di rumah. Hal ini sejalan dengan semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.










