Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji asal Jombang Meninggal di Makkah
JOMBANG, iNews.id – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah yang wafat diketahui bernama Rubiansih Sumorejo Sukro (69), warga Dusun Karobelah I RT 01 RW 02, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Almarhumah tergabung dalam Sub Kelompok Terbang (Kloter) 61 Embarkasi Surabaya asal Jombang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang, Ilham Rohim, membenarkan kabar meninggalnya salah satu jemaah haji asal Jombang tersebut. Korban diduga meninggal akibat pneumonia atau paru-paru basah.
Menurut informasi yang diterima dari petugas haji di Arab Saudi, Rubiansih mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit King Faisal Hospital.
"Sesuai dengan informasi, almarhumah wafat di RS Makkah pada Sabtu 30 Mei pukul 22.00 Waktu Arab Saudi akibat pneumonia," ujar Ilham, Minggu (31/5/2026).
Kepergian Rubiansih menambah daftar jemaah haji asal Jombang yang meninggal dunia selama musim haji 2026. Pihak Kementerian Haji dan Umrah Jombang turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ilham berharap keluarga almarhumah diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut. Selain itu, pihaknya juga terus mengingatkan seluruh jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci mengingat cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah yang harus dijalani.
Pada musim haji 2026, Kabupaten Jombang memberangkatkan sebanyak 1.263 jemaah haji yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 60, 61, 62, dan 63 Embarkasi Surabaya.
Sebelum Rubiansih, seorang jemaah haji asal Jombang lainnya juga dilaporkan meninggal dunia di Makkah. Jemaah tersebut bernama Suyono (57), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam.
Suyono yang tergabung dalam Kloter 62 meninggal dunia pada 8 Mei 2026 pukul 23.25 Waktu Arab Saudi akibat serangan jantung atau syok kardiogenik. Saat itu, korban dilaporkan sempat pingsan ketika turun dari bus sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan bertambahnya jumlah jemaah yang wafat, petugas haji kembali mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga pola istirahat, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.









