Kenang Ryamizard Ryacudu, Jusuf Kalla: Beliau Berjasa Besar dalam Penyelesaian Konflik dan Tsunami Aceh
BOGOR, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK), bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, datang melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, di kawasan Cikeas, Bogor, pada Minggu (31/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, kedua tokoh nasional ini menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus mengungkapkan kekaguman mereka atas peran serta kebijakan strategis yang pernah ditorehkan almarhum bagi pertahanan Indonesia.
Jusuf Kalla menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok perwira tinggi berprestasi luar biasa yang lahir dari keluarga militer. JK mengenang hubungan baik yang terjalin erat sejak Ryamizard menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) hingga kemudian dipercaya menjadi Menteri Pertahanan.
Prabowo Ungkap Rencana Bangun Kota-Kota Baru, 100.000 Rusun Dilengkapi Sekolah hingga Transportasi
Menurut JK, kedekatan mereka banyak terbangun saat sama-sama mengabdi di pemerintahan, khususnya dalam menangani masa-masa krusial di Aceh. Almarhum dinilai sebagai salah satu tokoh yang sangat berjasa dalam membantu penanganan musibah bencana tsunami serta menyukseskan berbagai upaya penyelesaian konflik di Serambi Mekah tersebut.
"Semua ini mengesankan bahwa beliau itu mempunyai suatu peran dalam keamanan negara ini, pertahanan negara ini, dan kita menghormati jasa-jasa beliau, ya," ujar JK kepada wartawan.
Di sisi lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan kehilangan yang besar atas kepergian koleganya di Kabinet Kerja periode 2014–2019 tersebut. Bagi Airlangga, Ryamizard Ryacudu adalah seorang nasionalis militer sejati dan sosok orang baik.
Satu hal yang paling berkesan bagi Airlangga dari kepemimpinan almarhum sebagai Menhan adalah konsistensinya dalam menginisiasi kebijakan pertahanan yang inklusif. Ryamizard dikenal sangat menonjol dalam mendorong pembentukan program Bela Negara yang melibatkan peran aktif masyarakat sipil guna memperkuat sistem pertahanan nasional.









