Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang
PEMALANG, iNews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan 50 ekor kambing dam haji ke sejumlah wilayah pelosok di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Puluhan kambing tersebut disembelih dan dagingnya langsung didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu bertepatan di momen Idul Adha. Salah satunya di Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring.
Wakil Ketua Baznas, Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, program optimalisasi ini menjadi bagian dari komitmen besar lembaga dalam mengelola dan menyalurkan nilai manfaat dari dam jemaah haji asal Indonesia, agar dampaknya bisa dirasakan secara konkret dan langsung oleh masyarakat di Tanah Air.
"Kami memastikan bahwa amanah dam haji yang sudah diserahkan oleh para jemaah kepada Baznas dapat dilaksanakan dengan tata cara yang baik sesuai syariat. Distribusinya pun kami kawal ketat agar benar-benar menyasar pihak-pihak yang paling membutuhkan di daerah," ujar Zainut Tauhid Sa’adi, Jumat (29/5/2026).
4 Poin Permintaan Maaf Menteri PPPA soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Dia mengungkapkan, secara nasional, jumlah hewan dam yang dikelola dan diamanahkan melalui Baznas pada musim haji tahun ini mencapai sekitar 1.240 ekor kambing. Istimewanya, seluruh hewan tersebut dibeli langsung dari para peternak lokal yang merupakan binaan program Balai Ternak Baznas. Skema hulu-hilir ini secara otomatis turut memberikan multiplier effect berupa dongkrak ekonomi bagi para peternak di daerah.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad mengatakan, program inovasi tata kelola penyembelihan dam haji jemaah Indonesia di dalam negeri ini sejatinya sudah mulai diimplementasikan sejak tahun 2025 lalu.
"Ini adalah tahun kedua jalannya program pasca-regulasi baru tersebut. Pemerintah bersama Baznas berkomitmen kuat agar kemanfaatan materiil dan spiritual dari dam haji ini tidak melulu berputar di luar negeri, melainkan bisa dinikmati langsung oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di tanah air," kata Abu Rokhmad.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Maulana, salah seorang warga Desa Warungpring. Ia mengaku sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya paket pembagian daging dam haji dari Baznas tersebut.
Menurut dia, kondisi ekonomi yang sedang sulit membuat jumlah warga di kampungnya yang mampu menunaikan ibadah kurban tahun ini menurun drastis. Kehadiran tim Baznas pun menjadi penyambung kebahagiaan di momen Idul Adha.
"Alhamdulillah, di daerah kami tahun ini memang sepi dan tidak banyak warga yang menyembelih hewan kurban sendiri. Makanya, pembagian daging dam dari bapak-bapak Baznas ini menjadi berkah luar biasa bagi dapur kami di hari Idul Adha," ungkap Maulana.
Melalui sinergi distribusi daging dam haji yang terukur ini, diharapkan tidak hanya mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi pangan bagi masyarakat miskin di pelosok desa, melainkan juga menjadi instrumen jangka panjang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan lokal.










