Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak
PEKALONGAN, iNews.id – Puluhan orang tua menjemput paksa anak-anak mereka menyusul terbongkarnya kasus pencabulan yang diduga dilakukan AKF, pengasuh sekaligus pimpinan Padepokan Padang Ati di Kota Pekalongan.
Para wali santri mengaku dihantui rasa takut jika tindakan asusila tersebut juga menimpa anak-anak perempuan mereka yang tengah menimba ilmu di sana. Kendati gelombang penjemputan berlangsung masif, di lokasi kejadian terpantau ada pemandangan berbeda.
Tidak sedikit santriwati yang justru menolak saat diajak pulang oleh orang tua mereka dan memilih untuk tetap bertahan di dalam pondok.
Di sisi lain, guna mengusut tuntas kasus yang mencederai dunia pendidikan keagamaan ini, aparat kepolisian dari Polres Pekalongan Kota telah resmi membuka posko pengaduan khusus. Langkah ini diambil untuk menampung seluruh laporan dari masyarakat atau alumni yang merasa pernah menjadi korban kebejatan pelaku. Pihak kepolisian menduga kuat adanya fenomena gunung es dalam kasus ini.
Polisi memproyeksikan jumlah korban masih berpotensi besar untuk terus bertambah. Hal tersebut mengingat berdasarkan penyelidikan awal, aksi pencabulan dan kekerasan seksual di lingkungan padepokan ini diduga kuat sudah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama, yakni sejak tahun 2008 silam.
Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto menjelaskan, sejauh ini Tim Penyidik Satreskrim telah bekerja secara maraton untuk mengumpulkan fakta-fakta hukum di lapangan.
"Tim penyidik kami secara maraton sudah memeriksa enam orang saksi korban, serta memeriksa terduga pelaku AKF selaku pengasuh padepokan yang menjadi terlapor. Kami juga membuka posko pengaduan bagi korban lain, mengingat dugaan aksi ini sudah berjalan sejak tahun 2008," ujar AKP Setyanto, Kamis (28/5/2026).
Meskipun pemeriksaan intensif terus berjalan terhadap terlapor AKF, pihak kepolisian hingga Kamis siang ini terpantau belum menetapkan status pimpinan ponpes tersebut sebagai tersangka. Petugas menegaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap pendalaman proses penyidikan guna melengkapi berkas dan mencukupi seluruh unsur alat bukti yang sah.
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Lombok dan Bandung, Astra Bersama Kampus Kembangkan Potensi Lokal
Situasi di sekitar Padepokan Padang Ati Pekalongan kini terus dipantau secara ketat oleh petugas berwajib guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sementara proses hukum terhadap oknum pengasuh tersebut dipastikan akan berjalan secara transparan dan profesional.










