Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Ajak Negara Muslim Bersatu, Bentuk Tatanan Dunia Baru
TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengajak negara-negara Muslim bersatu dan memperkuat kerja sama demi membentuk tatanan regional serta global yang baru. Seruan itu disampaikan Mojtaba dalam pesan Idul Adha di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Mojtaba menegaskan, negara-negara Islam perlu membangun persahabatan dan kolaborasi demi kepentingan bersama. Dia menyebut solidaritas dunia Muslim menjadi kunci menghadapi dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.
“Saya dengan tulus mengundang semua negara dan pemerintah Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kebaikan bersama,” ujar Mojtaba Khamenei dalam pernyataan yang dipublikasikan kantor berita IRNA, dikutip Kamis (28/5/2026).
Selain menyerukan persatuan dunia Islam, Mojtaba juga menyinggung keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Dia menegaskan negara-negara Arab tak akan lagi bisa menjadi tameng bagi pangkalan militer AS.
“(Negara-negara Timur Tengah) tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika,” katanya.
Mojtaba bahkan menyebut AS tak lagi memiliki tempat berlindung aman di kawasan Timur Tengah. Menurut dia, seluruh pangkalan militer AS berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan puncak ibadah haji pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dalam momentum itu, Mojtaba menyoroti pentingnya persatuan umat Islam dalam menghadapi tantangan global.
Seruan Iran muncul di tengah upaya mediasi yang dipimpin Pakistan untuk mengakhiri perang AS-Israel versus Iran yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April dan telah diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump, situasi di kawasan masih dinilai rapuh dan rawan memicu eskalasi baru.










