Satu Pemain Chelsea Putuskan Hengkang usai Xabi Alonso Jadi Pelatih

Satu Pemain Chelsea Putuskan Hengkang usai Xabi Alonso Jadi Pelatih

Olahraga | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00
share

LONDON, iNews.id – Filip Jorgensen meminta meninggalkan Chelsea hanya beberapa hari setelah Xabi Alonso resmi ditunjuk sebagai manajer anyar klub.

Xabi Alonso bersiap membentuk wajah baru Chelsea pada bursa transfer musim panas, dengan ambisi menanamkan identitas permainannya sejak hari pertama di Stamford Bridge. Penunjukan ini menandai era baru setelah klub berpisah dengan Liam Rosenior, yang sebelumnya menggantikan Enzo Maresca pada awal 2026.

Pelatih asal Spanyol tersebut tiba di London beberapa bulan setelah meninggalkan Real Madrid. Meski kiprahnya di Santiago Bernabeu tidak berjalan sesuai harapan, kehadiran Alonso tetap dinilai sebagai langkah besar bagi proyek BlueCo di Chelsea.

Nama Alonso melejit usai membawa Bayer Leverkusen menorehkan musim Bundesliga 2023/2024 tanpa kekalahan serta meraih dua gelar domestik, meski gagal di final Liga Europa usai tumbang dari Atalanta. Dia kemudian berpisah dengan Real Madrid pada Januari saat tim tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga.

Memasuki Juli, Alonso langsung dihadapkan pada dinamika bursa transfer Chelsea. Tanpa kompetisi Eropa musim depan, ukuran skuad dan potensi pemain keluar menjadi sorotan, bahkan sebelum gelombang pemain baru berdatangan.

Salah satu nama pertama yang mengajukan diri pergi ialah Jorgensen. Laporan BBC Sport menyebut kiper asal Denmark itu menyampaikan keinginan hengkang akibat minim menit bermain.

“Jorgensen mengindikasikan keinginannya meninggalkan Stamford Bridge karena kurang mendapatkan waktu bermain reguler,” tulis jurnalis BBC Sport, Nizaar Kinsella.

“Di bawah mantan pelatih kepala Enzo Maresca, Jorgensen sebagian besar berperan sebagai pelapis Robert Sanchez, lalu dimainkan secara bergantian oleh penerusnya, Liam Rosenior,” lanjut laporan tersebut.

Minim Menit Main Jadi Pemicu Keputusan

“Kurangnya waktu bermain reguler dipahami sebagai alasan utama keinginannya pergi. Chelsea terbuka melepasnya dengan syarat menguntungkan setelah sebelumnya menahan kepindahannya pada Januari,” tulis Kinsella.

Ketertarikan terhadap Jorgensen sempat datang dari Besiktas, Genoa, dan Porto pada bursa lalu. Minat dari klub Premier League lain juga diperkirakan muncul.

Jorgensen bergabung dengan Chelsea dari Villarreal pada musim panas 2024, namun gagal mengamankan posisi kiper utama. Dia tampil reguler di ajang Conference League pada musim pertamanya, tetapi hanya mencatat enam penampilan Liga Inggris dalam dua musim terakhir.

Kontrak Jorgensen bersama Chelsea masih tersisa lima tahun, situasi yang memberi klub posisi tawar kuat dalam negosiasi. Namun, keinginan pemain untuk bermain rutin menjadi faktor krusial.

Kinsella juga menambahkan Chelsea memiliki kiper muda Mike Penders berusia 20 tahun, yang musim lalu dipinjamkan ke klub mitra Strasbourg. Grup BlueCo diperkirakan tetap mencari kiper tambahan demi menjaga ambisi Strasbourg bersaing ke zona Eropa musim depan.

Topik Menarik