Fajar/Fikri Lolos 16 Besar Singapore Open 2026, Menang Tapi Ungkap Borok Permainan

Fajar/Fikri Lolos 16 Besar Singapore Open 2026, Menang Tapi Ungkap Borok Permainan

Olahraga | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 06:00
share

SINGAPURA, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan tiket 16 besar Singapore Open 2026. Namun kemenangan tersebut langsung diiringi pengakuan jujur soal performa yang belum maksimal di lapangan.

Ganda putra Indonesia itu harus melewati ujian berat pada babak pertama di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Menghadapi pasangan Taiwan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, Fajar/Fikri menang lewat laga tiga gim dengan skor 15-21, 21-17, 21-15 setelah sempat kehilangan kontrol permainan.

“Pertama-tama alhamdulillah mengucap syukur diberikan kemenangan dan kelancaran. Meskipun tadi di pertandingan hari ini, kami bermain benar-benar kurang maksimal,” kata Fajar selepas laga dalam keterangan resmi PBSI.

Gim pertama langsung menjadi sorotan. Fajar/Fikri sempat unggul 12-9, namun keunggulan tersebut lenyap setelah lawan mencetak 10 poin beruntun. Momentum berpindah, kesalahan sendiri bertambah, dan gim pembuka pun lepas.

“Kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fajar, menegaskan evaluasi utama dari laga tersebut.

Tekanan belum berhenti pada awal gim kedua. Fajar mengakui dirinya kehilangan ketenangan dan terlalu terburu-buru saat mencari pola permainan yang tepat untuk keluar dari tekanan pasangan Taiwan.

“Di gim kedua awal, terutama saya terburu-buru, panik memikirkan strategi permainan apa yang harus diterapkan. Tertinggal di interval, alhamdulillah kami bisa sedikit demi sedikit mengejar dan membalikkan kedudukan,” kata Fajar.

Perubahan pendekatan akhirnya membawa hasil. Instruksi pelatih untuk menaikkan tempo permainan mulai dijalankan demi mematahkan strategi bertahan lawan yang solid sebelum melancarkan serangan balik cepat.

“Pelatih terus instruksikan kami untuk bermain cepat karena mereka menerapkan permainan bertahan lalu balik serang. Mereka mempunyai permainan yang sangat safe dan penempatannya menyulitkan hari ini, tapi kami terus memaksa mereka untuk bermain adu drive,” ujar Fajar.

Mental Jadi Kunci Kebangkitan

Fikri menilai faktor mental menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. Situasi tertinggal jauh pada awal gim kedua sempat menekan, namun kepercayaan diri dan komunikasi menjadi kunci kebangkitan.

“Kalau melihat dari gim pertama, kami memang banyak melakukan unforced error. Lalu di gim kedua start kami sangat buruk sekali. Tertinggal sangat jauh poinnya, tapi kami berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner bagaimana harus keluar dari tekanan ini dan alhamdulillah, puji syukur berhasil,” kata Fikri.

Momentum tersebut berlanjut ke gim ketiga. Fajar/Fikri tampil lebih agresif, mengurangi kesalahan, dan mampu mengontrol reli panjang hingga pasangan Taiwan kesulitan mengembangkan permainan.

Kemenangan ini mengantar Fajar/Fikri ke babak 16 besar Singapore Open 2026. Hasil positif tersebut sekaligus menjadi peringatan awal untuk segera membenahi konsistensi permainan jika ingin bersaing lebih jauh di turnamen level Super 750 ini.

Topik Menarik