3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam

3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam

Olahraga | sindonews | Kamis, 28 Mei 2026 - 05:17
share

Memenangi turnamen Grand Slam menjadi pencapaian tertinggi dalam dunia tenis. Namun, tak semua petenis hebat mampu mengangkat trofi mayor meski memiliki bakat luar biasa. Legenda tenis dunia, John McEnroe, bahkan menyebut ada tiga pemain yang menurutnya sangat bertalenta tetapi belum pernah meraih gelar Grand Slam sepanjang karier mereka.

Mantan juara Wimbledon itu menyoroti nama Gael Monfils, Nick Kyrgios, dan Alexander Zverev sebagai tiga petenis paling berbakat yang belum pernah menjadi juara Grand Slam. “Bagi saya, mereka adalah tiga pemain paling bertalenta yang belum pernah memenangkan major,” kata McEnroe.

Berikut tiga petenis paling berbakat di dunia, menurut McEnroe, yang belum pernah menjuarai grand slam:

1. Gael Monfils

Gael Monfils dikenal sebagai salah satu petenis paling atraktif dalam dua dekade terakhir. Gaya bermain eksplosif, kemampuan atletik luar biasa, dan aksi akrobatiknya membuat petenis Prancis itu menjadi favorit penggemar.

Kini berusia 39 tahun, Monfils sudah mengoleksi 13 gelar ATP. Sayangnya, gelar Grand Slam selalu lepas dari genggamannya. Prestasi terbaiknya terjadi saat mencapai semifinal French Open dan US Open.Meski tak pernah juara major, Monfils tetap dianggap sebagai salah satu entertainer terbaik dalam sejarah tenis modern.

2. Nick Kyrgios

Nick Kyrgios mungkin menjadi salah satu pemain paling kontroversial sekaligus paling berbakat di generasinya. Petenis Australia itu dikenal memiliki servis mematikan, pukulan kreatif, dan kemampuan shot-making di luar kebiasaan.

Karier terbaik Kyrgios di Grand Slam terjadi saat mencapai final Wimbledon Championships sebelum dikalahkan Novak Djokovic dalam empat set.

Meski gagal meraih gelar tunggal Grand Slam, Kyrgios sempat menjadi juara ganda Australian Open bersama Thanasi Kokkinakis.Cedera dan inkonsistensi kerap menjadi penghambat Kyrgios untuk bersaing secara stabil di level tertinggi.

3. Alexander Zverev

Dibanding dua nama lainnya, Alexander Zverev dinilai masih memiliki peluang terbesar untuk akhirnya memenangi Grand Slam. Petenis Jerman berusia 28 tahun itu saat ini masih berada di papan atas ranking dunia.

Zverev sudah tiga kali tampil di final Grand Slam, termasuk pada Australian Open. Namun, ia selalu gagal menuntaskan laga terakhir menjadi kemenangan.

Dengan kemampuan servis kuat, backhand solid, dan pengalaman di level elite, Zverev sebenarnya punya modal lengkap untuk menjadi juara major. Namun dominasi generasi baru seperti Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner membuat jalannya semakin berat.

Meski belum pernah mengangkat trofi Grand Slam, ketiga pemain tersebut tetap meninggalkan jejak besar dalam dunia tenis lewat bakat, gaya bermain, dan pengaruh mereka di lapangan.

Topik Menarik