Razman Nasution Sebut Kasus Ijazah Jokowi Akan P21: Valid, Akhir Bulan Ini
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Relawan Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution mengungkapkan kasus dugaan tudigan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan dinyatakan lengkap alias P21. Dia mengaku mendapat informasi valid P21 akan diumumkan akhir Mei 2026.
"Saya kan sudah bilang, P21 itu dapat saya, itu valid. Ya kita lihat aja. Kan saya sudah bilang, akhir bulan ini. Kita lihat aja," ujar Razman saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2026).
Razman pun tak masalah bila kubu Roy Suryo cs tak memercayainya. Da meyakini perkara itu telah dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
"Ya kita lihat aja. Saya keyakinan saya akan segera P21 dan insya Allah nanti akan bergulir di pengadilan, supaya tidak heboh," ucap Razman.
"Itu keyakinan saya, ini masalah keyakinan, kan? Ya benar atau tidak, nanti di pengadilan. Lah, itu tadi. Suka tidak suka ya putusan, kayak saya nih. Suka enggak suka saya dengan putusan (MA soal kasasi) ini, ya saya harus legowo. Tapi ada upaya hukum, saya lakukan," pungkasnya.
Korban Ungkap Detik-Detik Tabrakan Kereta di Bekasi, Penumpang Banyak Terpental dan Terjepit
Sebelumnya, tersangka tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo menanggapi pernyataan Polda Metro Jaya yang menyebut akan mengumumkan status perkara yang menjerat dirinya dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Dia menantang pihak-pihak yang mengatakan berkas perkara ijazah Jokowi akan dinyatakan lengkap atau P21 pekan depan.
Roy mengatakan, penetapan P21 oleh jaksa bukan akhir dari proses hukum. Dia menyebut timnya masih terus menggugat substansi maupun prosedur penanganan perkara.
“Saya ingin menantang juga omongan-omongan yang mengatakan minggu depan sudah P21,” kata Roy dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2026).
Roy mengaku menghormati pernyataan Polda Metro Jaya terkait pengumuman perkembangan perkara tersebut. Meski demikian, Roy menegaskan status P21 bukanlah akhir dalam perkara yang tengah berjalan.
“Enggak apa-apa, kita tunggu saja. Tapi yang jelas P21 itu bukan final ya. Ada yang P19, ada yang P20 yaitu dihentikan di tengah. Kita enggak akan prediksikan karena kita bukan tukang ramal bukan tukang prediksi, tapi apa upaya yang kami lakukan selama ini adalah upaya untuk membuktikan bahwa apa yang kita lakukan itu clear,” katanya.










