Menag Ungkap Prabowo Tetap Pantau Iduladha di RI meski Tengah Kunjungi Prancis
JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memantau pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026, termasuk kegiatan kurban. Hal ini diketahui usai Nasaruddin berkomunikasi langsung dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang ikut mendampingi Kepala Negara ke Prancis.
"Pak Presiden juga mengikuti perkembangan kita kok di Istiqlal. Buktinya kami juga komunikasi dengan Pak Menseskab dan sebagainya di situ semua," kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Nasaruddin menambahkan, Prabowo tidak bisa merayakan Iduladha 1447 Hijriah di Indonesia karena tugas kenegaraan. Dia menyebut, KBRI Paris akan menyiapkan tempat pelaksanaan salat Iduladha untuk presiden.
"Jadi bapak presiden itu menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri, di Paris ya. Dan kami juga mendapatkan laporan di sana juga sudah dipersiapkan ya beliau akan salat di mana ya, saya yakin di KBRI insyaallah, KBRI juga sudah mempersiapkan," tuturnya.
Adapun, pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Istiqlal dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan imam Anshoruddin Ibrahim. Sementara, khutbah Iduladha disampaikan oleh Khatib Hamdan Juhannis, Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dengan tema “Meneguhkan Spirit Kurban: Merawat Alam dan Kemanusiaan”.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Selvi Gibran Rakabuming dan kedua putra-putrinya turut melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal. Gibran dan keluarga tiba sekitar pukul 06.30 WIB dan disambut oleh jajaran pengurus Masjid Istiqlal serta para jemaah yang telah hadir sejak pagi.
Dalam khutbahnya, Khatib Hamdan Juhannis menekankan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, kepedulian kemanusiaan, dan tanggung jawab menjaga lingkungan hidup.
“Spirit Kurban sejatinya harus melampaui batas-batas simbolik,” kata Hamdan.
Lebih lanjut, dia mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama dan lingkungan sekitar.
Wamen ESDM: Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia untuk Penuhi Kebutuhan sampai Akhir Tahun
“Hidup yang secara paripurna berdampak adalah seperti pohon. Ia tidak pernah memakan buahnya sendiri, tapi memberi tanpa henti. Ia tidak memilih siapa yang berteduh, tapi tetap berdiri memberi naungan,” tuturnya.










