Bacaan Bilal Sholat Idul Adha, Teks Arab, Latin dan Artinya Lengkap Tata Caranya
JAKARTA, iNews.id - Teks bacaan bilal sholat Idul Adha merupakan informasi penting yang wajib dipahami oleh umat Islam menjelang pelaksanaan sholat Ied berjamaah.
Sosok bilal atau muroqi memegang peran krusial dalam memimpin kumandang takbir, mengatur prosesi ibadah, hingga memberikan aba-aba taktis bagi jemaah agar pelaksanaan sholat berjalan tertib dan khusyuk.
Perannya bilal, baik dalam sholat idul fitri, idul adha atau sholat gerhana sangat penting untuk memastikan kelancaran ibadah, terutama dalam memberikan instruksi yang benar kepada jemaah.
Seorang bilal hendaknya memiliki suara yang lantang dan jelas agar suaranya bisa terdengar oleh seluruh jamaah. Selain itu, memahami tata cara dan urutan takbir serta shalat Idul Adha agar dapat memberikan panduan yang tepat.
Sholat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah yang menjadi salah satu syi'ar keagamaan (syi'ar min sya'air al-Islam).
Shalat dua rakaat ini disunnahkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, dewasa maupun anak-anak, sedang di kediaman maupun sedang bepergian (musafir), secara berjamaah maupun secara sendiri.
Waktu pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15–20 menit setelah terbit) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Namun, disunnahkan untuk melaksanakannya lebih awal dibandingkan shalat Idul Fitri agar memberi kesempatan lebih luas bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban setelahnya.
Dasarnya adalah hadits Nabi SAW :
أنَّ رَسُول اللَّهِ كَتَبَ إِلَى بَعْضِ الصَّحَابَةِ : أَنْ يُقَدِّمَ صَلاَةَ الأْضْحَى وَيُؤَخِّرَ صَلاَةَ الْفِطْرِ
Artinya: Rasulullah SAW memerintahkan kepada beberapa shahabatnya untuk memajukan waktu shalat Adha dan mengakhirkan waktu shalat fithr. (HR. Asy-Syafi'i).
Sebelum shalat Idul Adha, sunnah untuk tidak makan terlebih dulu. Hal ini berbeda dengan sholat Idul Fitri yang dianjurkan untuk makan sejak subuh hingga selesai shalat. Baru setelah itu disunnahkan makan, yaitu makan daging sembelihan.
Sholat Idul Adha dikerjakan dengan dua rakaat. Pada rakaat pertama membaca takbir 7 takbir kali dan di rakaat kedua membaca takbir 5 kali.
Sholat Idul Adha tidak diawali dengan azan dan iqomah melainkan dengan seruan asholaatul jaam'iah. Yakni seruan untuk melaksanakan sholat berjamaah yang dikumandangkan bilal. Berikut bacaan lengkap bilal sholat Idul Adha:
Bacaan Bilal Sholat Idul Adha
1. Membaca Takbir dan Seruan Shalat ied ke Jemaah
Bacaan bilal sholat Idul fitri pertama yakni membaca takbir sebagai pertanda sholat ied akan dimulai.
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ, اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
الصَّلاةَ جَامِعَة ×٣ صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
Ash-shalāta jāmi‘ah (3x) Shallū sunnatan li ‘Īdil-Aḍḥā rak‘ataini jāmi‘ah, raḥimakumullāh. Artinya, "Shalat berjamaah (3x) Laksanakanlah shalat sunah Idul Adha dua rakaat berjamaah, semoga Allah merahmati kalian."
2. Bacaan Bilal selesai Sholat Ied
Selesai sholat, Bilal kemudian berdiri menghadap jemaah dan membaca takbir
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللَّهُ. اعْلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ الْعِيدِ الْأَكْبَرِ فَتَقَرَّبُوا إِلَى اللهِ فِي النَّحْرِ
Yā ma‘āsyiral-muslimīn wa zumratal-mu’minīn raḥimakumullāh. I‘lamū anna yaumakum hādzā yaumul-‘īdi al-akbar, fataqarrabū ilallāhi fin-naḥr.
Artinya, "Wahai kaum Muslimin dan golongan orang-orang beriman, semoga Allah merahmati kalian. Ketahuilah bahwa hari ini adalah Hari Raya yang paling agung, maka dekatkanlah diri kalian kepada Allah dengan berkurban.
وَإِذَا صَعِدَ الْخَطِيبُ عَلَى الْمِنْبَرِ, أَنْصِتُوا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ, أَنْصِتُوا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُم اللهُ, أَنْصِتُوا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُم الله
Latin: Wa idzā sha‘idal-khaṭību ‘alal-minbar, anṣitū wasma‘ū wa aṭī‘ū raḥimakumullāh (3x).
Artinya, "Dan apabila khatib telah naik ke mimbar, diamlah, dengarkanlah, dan taatilah, semoga Allah merahmati kalian (diulang 3x)."
3. Bacaan Bilal saat Menyerahkan Tongkat ke Khatib
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammad. Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidina Muḥammad. Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā Sayyidinā Muḥammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad.
Artinya, "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau.
4. Bilal Membaca Doa
" اللَّهُمَّ قَوَ الْإِسْلَامَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَائِدِ الدِّينِ يَارَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِينَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allāhumma qawwil-islāma wal-muslimīn wal-muslimāt wal-mu’minīn wal-mu’mināt, wanshurhum ‘alā mu‘ādid-dīn. Yā Rabb ikhtim lanā minka bil-khair, wa yā khairan-nāṣirīn, bi-raḥmatika yā Arḥamar-Rāḥimīn.
Artinya, "Ya Allah, kuatkanlah Islam dan kaum Muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, dan orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan. Tolonglah mereka atas musuh-musuh agama. Ya Tuhan kami, akhirilah hidup kami dengan kebaikan dari sisi-Mu. Wahai sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari segala penyayang."
5. Bacaan Bilal saat Khatib Naik Mimbar
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, Laaila ha illallohu wallohu akbar Allahu akbar walillahilhamdu
6. Bacaan Bilal saat khatib duduk
اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammadin.
"Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau."
Itulah bacaan bilal sholat Idul Adha bagi calon petugas bilal dalam pelaksanaan sholat Ied.










