Niat Puasa Dzulqa'dah Sekaligus Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Keutamaannya

Niat Puasa Dzulqa'dah Sekaligus Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Keutamaannya

Gaya Hidup | inews | Senin, 27 April 2026 - 03:30
share

JAKARTA, iNews.id - Memasuki bulan Dzulqa'dah yang merupakan salah satu bulan mulia atau asyhurul hurum, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan salih. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan adalah menjalankan puasa Dzulqa'dah, terutama jika dikombinasikan dengan puasa Senin Kamis guna meraih pahala yang berlipat ganda di bulan haram ini.

Bulan haram ialah bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci lagi diagungkan kehormatannya. Bulan Dzulqa’dah termasuk bulan haram ditegaskan dalam hadits shahih berikut ini:

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

“Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Bukhari 3197 & Muslim 4477).

Puasa Dzuqa'dah ini tidak ada ketentuan berapa hari. Artinya, boleh dilaksanakan satu hari, dua hari, ataupun 20 hari. Namun, tidak boleh 30 hari seperti puasa Ramadhan karena puasa Dzulqa'dah ini statusnya hanya puasa sunnah. 

Bulan Dzulqa'dah saat ini sudah memasukii hari ke 9 yang berbarengan dengan hari Senin, salah satu hari yang dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah. Karenanya, inilah momen tepat bagi umat Islam untuk menjalankan puasa Dzulqa'dah sekaligus puasa Senin.

Dilansir dari Buku Yang Harus Diketahui dari Puasa Syawal karya Ahmad Zarkasih, disebutkan bahwa Imam Ar Ramli, salah satu ulama Syafiiyah dalam fatwanya ini menyatakan orang yang berpuasa lalu niatnya digabungkan antara puasa qadha dan sunnah ataupun puasa sunnah dengan sunnah lainnya akan mendapatkan dua pahala sekaligus.

Sayyid Bakri dalam Kitab I‘anatut Thalibin juga menerangkan orang yang berpuasa pada hari-hari tertentu yang sangat dianjurkan untuk dipuasakan akan mendapatkan keutamaan sebagai mereka yang berpuasa sunnah pada hari tersebut, meskipun niatnya adalah qadha puasa atau puasa nazar. 

Niat Puasa Dzulqa'dah Sekaligus Puasa Senin Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ذُو ٱلْقَعْدَة وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghadin 'An adaai sunnati Dzulqa'dah wa 'an shouma yaumal itsnaini lillahi Ta'alaa

"Saya niat puasa sunnah Dzulqa'dah esok hari dan puasa hari senin karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Dzulqa'dah

Di Bulan Dzulqa'dah dianjurkan menjalankan puasa Sunnah tujuh hari bisa di awal bulan, tengah maupun akhir bulan. Dzulqa'dah merupakan satu dari empat bulan mulia.

Puasa sunah di bulan ini memiliki nilai lebih dibandingkan berpuasa sunah di bulan yang lain. Sebagaimana ungkapan imam As-Syarwani:

أَفْضَلُ الشُّهُوْرِ لِلصَّوْمِ بَعْدَ رَمَضَانَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ وَأَفْضَلُهَا الْمُحَرَّمُ،  ثُمَّ رَجَبَ ثُمَّ الْحِجَّةُ ثُمَّ الْقَعْدَةُ

“Bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah bulan Ramadan adalah Al-Asyhur al-Ḥurum. Dan, yang paling utama dari keempatnya adalah bulan Muharam, Rajab, Dzulhijah, kemudian Dzulqa’dah.

Dalam hadits lain disebutkan mengenai kesunahan menjalankan puasa Dzulqa'dah:

…وَصُمْ من الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنَ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ. وَقَالّ بِأُصْبُعِهِ الثَّلَاثِ يَضُمُّهَا ثُمَّ يُرْسِلُهَا (رواه أبو داود وابن ماجه)

‘…dan berpuasalah dari bulan haram, tinggalkanlah dari bulan haram, berpuasalah dari bulan haram dan tinggalkanlah darinya.’ Nabi berisyarah dengan ketiga jarinya seraya mengumpulkan dan melepaskannya.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Itulah ulasan niat puasa Dzulqa'dah sekaligus puasa Senin Kamis bagi umat Islam yang ingin menjalankanya.

Wallahu A'lam

Topik Menarik