Lesti Kejora Murka Namanya Dicatut Penipu, Publik Diingatkan Jangan Sebar Data Pribadi
JAKARTA, iNews.id - Pedangdut Lesti Kejora kembali memberi peringatan keras terkait dugaan penipuan yang mencatut namanya di media sosial. Lewat pernyataan resmi manajemen, masyarakat diminta waspada dan tidak memberikan data pribadi kepada akun mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.
Istri Rizky Billar itu mengunggah surat pernyataan resmi dari pihak manajemen dan penasihat hukum melalui akun Instagram pribadinya, @lestikejora. Dalam unggahan tersebut, pihak Leslar Entertainment menyebut masih ditemukan sejumlah akun palsu di platform TikTok.
“Melalui ini kami selaku Manajemen dan Legal dari Leslar Entertainment ingin menyampaikan bahwa terdapat akun-akun di platform TikTok yang mengatasnamakan Lesti Kejora,” tulisnya.
Manajemen menjelaskan, akun-akun tersebut diduga menjalankan modus penipuan dengan meminta nomor telepon hingga data pribadi masyarakat. Data itu kemudian dikhawatirkan digunakan untuk tindak kriminal lain.
“Di mana akun-akun tersebut meminta dan/atau melakukan tindakan dengan cara mengarahkan masyarakat agar memberikan nomor telepon beserta data pribadi kepada akun tersebut,” katanya.
Pihak manajemen juga mengungkapkan aparat penegak hukum telah mendeteksi beberapa akun yang aktif menjalankan modus tersebut.
Menurut manajemen, tindakan para pelaku sangat merugikan karena memanfaatkan nama besar artis untuk menipu masyarakat. Karena itu, penggemar dan masyarakat luas diminta lebih berhati-hati saat menerima pesan atau ajakan dari akun yang mengatasnamakan Lesti Kejora.
“Manajemen tidak bertanggung jawab atas segala bentuk transaksi maupun kerugian yang timbul akibat komunikasi dan/atau interaksi dengan akun-akun tersebut,”ujar pihak manajemen.
Lesti juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan serupa. Dia mengimbau publik untuk tidak mudah percaya dan tidak memberikan informasi pribadi kepada akun yang belum terverifikasi.
“Apabila masyarakat menemukan adanya aktivitas serupa atau hal-hal yang patut diduga sebagai tindakan penipuan, mohon untuk mengabaikan, dan tidak memberikan data pribadi apa pun, serta melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” kata pernyataan tersebut.










