Penyebab Blackout Sumatra Terungkap, Ternyata Kabel SUTET Putus Imbas Cuaca Ekstrem

Penyebab Blackout Sumatra Terungkap, Ternyata Kabel SUTET Putus Imbas Cuaca Ekstrem

Nasional | inews | Senin, 25 Mei 2026 - 17:43
share

JAMBI, iNews.id – Teka-teki mengenai penyebab matinya aliran listrik secara massal atau blackout di seluruh wilayah Pulau Sumatra beberapa hari lalu akhirnya terungkap. Tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Mabes Polri, Polda Jambi, bersama PT PLN (Persero) berhasil menemukan titik kerusakan utama yang memicu lumpuhnya pasokan listrik tersebut.

Petugas memastikan bahwa insiden padamnya listrik serentak ini murni disebabkan oleh faktor alam dan cuaca ekstrem, sekaligus menepis isu miring mengenai adanya tindakan sabotase dari pihak tertentu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan, tim gabungan menemukan sepotong konduktor atau kabel penghantar listrik dalam kondisi putus. 

Kerusakan fatal tersebut ditemukan pada lokasi sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di titik tower 175-176, yang berada di kawasan Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. 

“Putusnya kabel utama ini secara otomatis menghentikan transmisi daya dan membuat jutaan pelanggan di Sumatera seketika mengalami gelap gulita,” katanya, Senin (25/5/2026).

Dia menegaskan kembali bahwa putusnya kabel tegangan tinggi tersebut terjadi akibat bencana alam dan cuaca buruk, bukan karena adanya unsur kesengajaan ataupun sabotase. 

Guna memulihkan kembali stabilitas pasokan listrik ke rumah-rumah warga, tim teknis dari PT PLN langsung bergerak cepat melakukan proses penyambungan dan perbaikan pada kabel yang rusak.

Sebagaimana diketahui, insiden listrik padam serentak se-Sumatera ini terjadi pada Jumat malam dan berdampak luas di berbagai kota besar, mulai dari Palembang, Jambi, Padang, Medan, hingga Aceh. Pemadaman massal ini tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, melainkan juga memukul roda perekonomian lokal.

Dampak kerugian ini sangat dirasakan oleh para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Salah satunya dikeluhkan oleh Rifani, seorang pemilik kedai kopi di kawasan Telanaipura, Kota Jambi.

Dia mengaku omzet pendapatannya merosot tajam akibat lampu yang padam total pada malam akhir pekan, di saat kedainya biasanya ramai dikunjungi pelanggan.

Hingga saat ini, proses investigasi formal masih berjalan secara profesional. Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa komponen jaringan SUTET yang mengalami kerusakan di lokasi kejadian. 

Komponen-komponen tersebut langsung dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk dilakukan pendalaman serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kerusakan secara ilmiah.

Topik Menarik