Salut! Cacat Tak Punya Kaki, Pria Ini Taklukkan Puncak Gunung Everest
KATHMANDU, iNews.id - Pria Rusia, Rustam Nabiev, penyandang disabilitas yang tidak memiliki dua kaki, berhasil menaklukkan puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest, Nepal, Kamis (21/5/2026). Nabiev menjadi penyandang disabilitas pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak Everest tanpa bantuan kaki palsu.
“Iya, dia berhasil mendaki Everest. Sekarang dia sedang turun ke base camp,” kata Khim Lal Gautam, koordinator kantor lapangan Base Camp Everest, kepada Anadolu, dikutip Jumat (22/5/2026).
Mantan tentara penerjun payung itu kehilangan kedua kaki pada 2015 setelah mengalami insiden di barak militer. Bangunan barak runtuh saat dia tidur, menewaskan beberapa tentara.
Setelah kehilangan kedua kaki, Nabiev justru semakin termotivasi. Dia bertekad melakukan apa yang sedikit orang normal bisa lakoni.
Dia mendaki Gunung Elbrus, puncak tertinggi di Rusia dan Eropa, untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas amputasi ganda sama mampunya untuk berpartisipasi dalam kegiatan luar ruangan dan pendakian gunung.
Terinspirasi oleh pencapaian itu, Nabiev melakukan perjalanan ke Nepal pada 2021 dan berhasil mencapai puncak Gunung Manaslu, dengan ketinggian 8.163 meter di atas permukaan laut (mdpl). Manaslu merupakan gunung tertinggi kedelapan di dunia.
Tahun ini, dia kembali ke Nepal dengan tujuan mendaki Everest dan berhasil mencapai puncaknya.
Tiga tahu lalu, mantan tentara Gurkha, Hari Budha Magar, menjadi penyandang disabilitas pertama yang menaklukkan Everest menggunakan kaki palsu. Budha Magar kemudian menyelesaikan pendakian puncak tertinggi ketujuh.










