Heboh Penyiksaan Aktivis GSF, Presiden Kolombia Sebut Menteri Israel Ben Gvir Nazi
BOGOTA, iNews.id - Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam keras Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir atas perlakuan tak manusiawi terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF).
Ben Gvir mengunggah video tindakan tak manusiawi pasukan Israel terhadap para tahanan, yakni memaksa mereka berlutut dalam kondisi dahi menempel lantai dan tangan diikat ke belakang.
Pedro membandingkan perilaku Ben Gvir tersebut dengan Nazi.
“Menteri Ben Gvir bertindak seperti Nazi sejati. Begitulah cara dia memperlakukan sesama warga kita, hanya karena mereka (aktivis) ingin menghentikan genosida di Gaza,” tulis Petro, di akun media sosial X, seperti dikutip Jumat (22/5/2026).
Dalam video itu, Ben Gvir membawa dan mengibarkan bendera Israel lalu berjalan di antara ratusan aktivis yang diikat dan dipaksa berlutut.
Terdengar pula lagu kebangsaan Israel diputar.
Posting-an tersebut diberi caption, “Selamat Datang di Israel.”
Dalam satu momen, seorang aktivis berteriak “Bebaskan Palestina” di depan Ben Gvir. Aktivis perempuan itu kemudian dipaksa berlutut oleh pasukan keamanan.









