Prabowo Siapkan Fasilitas Modern untuk Nelayan Indonesia, HNSI Beri Dukungan Penuh
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan nelayan. Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Rabu (20/5/2026).
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Diketahui, dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, pemerintah akan membangun berbagai fasilitas pendukung sektor perikanan dan kelautan, antara lain pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan, serta fasilitas docking kapal guna memperkuat produktivitas dan daya saing nelayan Indonesia.
Sekretaris Jenderal HNSI, Lydia Assegaf, yang turut menghadiri sidang paripurna tersebut menyampaikan apresiasi atas keseriusan pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap sektor perikanan nasional.
“Kami mewakili nelayan seluruh Indonesia mengapresiasi komitmen dan keseriusan Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia. Pembangunan pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan hingga tempat docking kapal merupakan kebutuhan penting yang sangat dirasakan nelayan selama ini,” kata Lydia.
Link Live Streaming Real Madrid vs Deportivo Alaves di Liga Spanyol 2025-2026, Saksikan di VISION+!
Lebih lanjut, kata dia, HNSI juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih yang saat ini masih dalam proses pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup nelayan dan keluarganya secara berkelanjutan.
“HNSI mendukung penuh program Kampung Nelayan Merah Putih yang saat ini sedang berjalan di seluruh Indonesia. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.
Dalam rapat paripurna ini, HNSI turut diundang menghadiri langsung Rapat Paripurna DPR ke-19 sebagai representasi masyarakat nelayan dalam agenda kenegaraan yang membahas arah pembangunan nasional, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah akan membangun 5.000 desa nelayan dalam tiga tahun ke depan. Pembangunan desa nelayan itu sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
“Pemerintah akan intervensi, akan melakukan upaya besar. Kita akan membangun dalam tiga tahun yang akan datang 5.000 desa nelayan,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, pada 2026 pemerintah menargetkan pembangunan 1.386 desa nelayan sebagai tahap awal program tersebut. Dia pun menyoroti masih sulitnya nelayan memperoleh fasilitas dasar untuk mendukung aktivitas melaut, mulai dari es batu hingga bahan bakar solar.
“Sekarang nelayan-nelayan kita sulit mendapat es batu, es batu saja mereka sulit untuk mendapatkan. Apalagi solar yang mereka butuh,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan itu, pemerintah berencana membangun fasilitas penunjang di setiap desa nelayan, termasuk instalasi pembuat es batu, ruang pendingin atau cold storage, serta stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan.









