Tragis! Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di THM Palembang, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
PALEMBANG, iNews.id - Insiden maut terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Seorang prajurit TNI berinisial R (23) meninggal dunia setelah diduga ditembak rekannya sendiri di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead sekitar pukul 02.30 WIB.
Peristiwa berdarah tersebut diduga bermula dari pertengkaran antaranggota TNI di dalam lokasi hiburan malam. Hingga kini aparat masih menyelidiki penyebab pasti keributan yang berujung penembakan itu.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku disebut sempat mengeluarkan senjata api sebelum melepaskan tembakan ke arah korban.
“Korban terkena tembakan di bagian perut kanan,” ujar seorang petugas keamanan, Minggu (17/5/2026).
Usai terkena tembakan, korban langsung terjatuh di lokasi kejadian. Rekan-rekannya kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Permata Palembang untuk mendapat penanganan medis.
Namun nyawa korban tidak tertolong. Prajurit TNI tersebut dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.30 WIB akibat luka tembak serius di bagian perut sebelah kanan.
Mendapat laporan kejadian itu, petugas Polsek IB 1 Palembang bersama tim opsnal langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Penanganan awal dipimpin Kanit Reskrim Polsek IB 1 AKP A Rafiq.
Polisi kemudian melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta memasang garis polisi di area lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Dari hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, korban terlihat tergeletak di lantai setelah terkena tembakan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
Petugas juga menemukan satu luka tembak di bagian perut kanan korban saat pemeriksaan luar jenazah dilakukan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat luka tembak tersebut.
Kasus penembakan antaranggota TNI ini kini ditangani Denpom TNI AD Palembang. Pihak keluarga korban juga telah menerima informasi terkait insiden tersebut.
Kapolsek IB I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya keributan yang berujung penembakan itu.
“Benar, ada korban meninggal dunia. Untuk penanganan lebih lanjut silakan konfirmasi ke Denpom,” ujarnya.
Buntut Tendangan Kungfu, Sumardji: Fadly Alberto Secara Otomatis Dicoret dari Timnas Indonesia U-20
Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania mengatakan pihak Denpom II/4 Palembang bergerak cepat usai menerima laporan kejadian hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.
“Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Pomdam. Kurang dari 24 jam para tersangka berhasil diamankan,” ujar Yordania, Minggu, 17 Mei 2026.
Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan Sertu MRR yang diduga sebagai pelaku utama penembakan. Oknum anggota TNI tersebut diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara Palembang.
Selain itu, aparat juga menangkap seorang warga sipil berinisial DS yang diduga berperan menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.









