Kader Berkarya Diminta Solid dan Dukung Program Strategis Pemerintah
JAKARTA, iNews.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya, Muhammad Alkahfi Try Dalle, menginstruksikan kepada seluruh kader di tingkat pusat maupun daerah untuk tetap tenang, solid, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi yang dapat memperkeruh suasana kebangsaan.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika politik dalam negeri, Partai Berkarya menegaskan komitmennya untuk tetap fokus mengawal jalannya roda pemerintahan.
"Seluruh kader harus tetap tenang dan fokus mendukung agenda pembangunan nasional. Pemerintah saat ini sedang bekerja keras dengan berbagai programnya demi kesejahteraan masyarakat," ujar Alkahfi Try Dalle di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2026).
Dalle menjelaskan, saat ini pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah gencar mengeksekusi sejumlah program strategis nasional. Program-program tersebut dirancang untuk menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat fondasi di dalam negeri.
Beberapa fokus program prioritas pemerintah yang disoroti meliputi ketahanan pangan, ekonomi dan lapangan kerja, dan stabilitas negara.
Partai Berkarya menyadari bahwa dalam setiap proses pembangunan berskala besar, tantangan berupa kritik dan perbedaan pandangan di ruang publik adalah hal yang wajar terjadi dalam iklim demokrasi. Namun, kader Berkarya diminta untuk bersikap dewasa dalam merespons hal tersebut.
“Sebagai bagian dari elemen bangsa, kita harus mampu melihat kebijakan pemerintah secara jernih, objektif, dan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan sesaat,” ucap Dalle.
Bagi Berkarya, stabilitas politik merupakan modal utama agar Indonesia bisa tumbuh menjadi negara yang mandiri dan berdaulat. Oleh karena itu, seluruh kader diinstruksikan untuk terus terjun ke masyarakat dan menghadirkan program yang solutif di daerahnya masing-masing.
Meski menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program strategis nasional, Dalle juga mengingatkan agar fungsi kontrol sosial dan kritik yang sehat tetap berjalan.
“Mari kita jaga optimisme, persatuan, dan semangat gotong royong demi masa depan Indonesia yang lebih kuat. Kita juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan dukungan konstruktif, sekaligus tetap menjaga fungsi kritik yang sehat demi kemajuan demokrasi kita,” katanya










