Hasil MU vs Nottingham Forest: Menang Kontroversial, Setan Merah Amankan Posisi 3 Liga Inggris
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) memastikan finis di posisi ketiga Liga Inggris 2025-2026 setelah menang kontroversial 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford, Minggu (17/5/2026) malam WIB.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri catatan buruk MU yang sebelumnya gagal menang dalam empat pertemuan terakhir melawan Nottingham Forest di Premier League.
MU sudah lebih dulu memastikan tiket Liga Champions. Karena itu, laga ini juga menjadi momen perpisahan untuk Casemiro yang menjalani pertandingan terakhirnya di Old Trafford.
MU langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah membuka keunggulan saat laga baru berjalan kurang dari lima menit.
Gol cepat tersebut lahir setelah pertahanan Nottingham Forest gagal menyapu umpan silang Bruno Fernandes dengan sempurna. Luke Shaw kemudian mengontrol bola satu kali sebelum melepaskan tendangan voli setengah badan ke pojok bawah gawang.
Gol itu menjadi gol pertama Shaw sejak Januari 2023. Catatan tersebut juga menjadi gol kandang tercepat MU di Premier League dalam dua tahun terakhir.
Nottingham sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Morgan Gibbs-White. Namun, tembakannya mampu digagalkan Senne Lammens lewat penyelamatan penting.
MU hampir menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat. Bryan Mbeumo sukses melewati Matz Sels, tetapi penyelesaiannya hanya membentur tiang gawang.
Casemiro juga mendapat peluang setelah bola kembali dikirim ke area berbahaya. Namun, sepakan volinya masih melenceng tipis dari sasaran.
MU menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Kondisi itu membuat mereka berada di jalur kuat untuk mengamankan posisi ketiga karena punya rekor luar biasa saat unggul pada jeda laga.
Sebelum pertandingan ini, MU tidak pernah kalah dalam 399 pertandingan liga saat memimpin pada babak pertama.
Namun, rekor tersebut sempat mendapat ancaman pada awal babak kedua. Nottingham Forest berhasil menyamakan skor melalui Morato pada menit-menit awal selepas turun minum.
Gol itu bermula dari skema sepak pojok pendek. Elliot Anderson mengirim umpan akurat yang disundul Morato untuk mencetak gol pertamanya bagi Nottingham Forest.
MU langsung merespons dari restart. Matheus Cunha menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan membawa tuan rumah kembali unggul 2-1.
Gol tersebut memicu protes keras dari Nottingham Forest. Sebab, Mbeumo terlihat mengontrol bola dengan lengan sebelum tembakannya diblok dan bola jatuh ke kaki Cunha.
VAR sempat memeriksa insiden itu. Wasit John Brooks kemudian melihat tayangan ulang di monitor, tetapi tetap mempertahankan keputusan awal dan mengesahkan gol MU.
Bruno Fernandes hampir menambah catatan assist ketika memberi umpan matang kepada Mbeumo. Namun, tembakan Mbeumo melambung tinggi di atas gawang.
Bruno Fernandes Ukir Sejarah
Fernandes akhirnya tetap mencatat sejarah beberapa saat kemudian. Dia mengirim bola keras mendatar ke kotak penalti yang disambut Mbeumo untuk menjadi gol ketiga MU.
Gol itu sekaligus mengakhiri puasa gol Mbeumo dalam 11 pertandingan. Di sisi lain, Fernandes resmi mencatat 20 assist dalam satu musim Premier League.
Catatan tersebut membuat Fernandes sejajar dengan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne sebagai pemain yang pernah mencatat 20 assist dalam satu musim Premier League.
Nottingham Forest belum menyerah setelah tertinggal 1-3. Gibbs-White memperkecil kedudukan lewat penyelesaian cerdas setelah menerima umpan Anderson.
Gol tersebut membuat laga kembali panas. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, duel MU melawan Nottingham Forest di Old Trafford berakhir dengan skor 3-2.
MU sempat hampir menambah gol pada masa injury time. Diogo Dalot melepaskan tembakan yang membentur tiang, lalu Joshua Zirkzee memaksa Sels melakukan penyelamatan kuat.
Kemenangan ini menutup kebangkitan luar biasa MU di bawah arahan Michael Carrick. Hasil akhir finis ketiga disebut cukup untuk membuat Carrick mendapatkan pekerjaan permanen sebagai pelatih MU.
Sementara itu, kekalahan tidak terlalu berdampak besar bagi Nottingham Forest karena mereka sudah lebih dulu memastikan aman dari degradasi.










