6 Aturan Baru Sepak Bola di Piala Dunia 2026, FIFA Resmi Perketat Permainan

6 Aturan Baru Sepak Bola di Piala Dunia 2026, FIFA Resmi Perketat Permainan

Olahraga | inews | Minggu, 17 Mei 2026 - 12:15
share

ZURICH, iNews.id – Piala Dunia 2026 akan memakai sejumlah aturan baru setelah International Football Association Board (IFAB) resmi mengesahkan regulasi terbaru untuk pertandingan sepak bola internasional.

Aturan tersebut dibuat untuk mempercepat tempo permainan, mengurangi praktik buang waktu, dan memberi hukuman lebih tegas terhadap tindakan tidak sportif di lapangan.


6 Aturan Baru Sepak Bola

Berikut daftar enam aturan baru yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026:

1. Batas Waktu Penguasaan Bola oleh Kiper (8 Detik)

Kiper kini hanya diperbolehkan menguasai bola maksimal delapan detik. Wasit akan memberikan hitungan visual pada lima detik terakhir.

Jika penjaga gawang tetap memegang bola melewati batas waktu, lawan akan mendapat hadiah tendangan sudut. Regulasi ini menggantikan hukuman lama berupa tendangan bebas tidak langsung.


2. 5 Detik Lemparan ke Dalam

Hitungan visual juga diterapkan pada situasi lemparan ke dalam. Jika pemain dianggap terlalu lama mengambil ancang-ancang atau sengaja mengulur waktu, wasit akan memulai hitungan lima detik. 

Bila bola belum dilemparkan saat waktu habis, hak lemparan berpindah ke lawan.


3. 5 Detik Tendangan Gawang

Aturan serupa berlaku untuk tendangan gawang. Jika pemain terlalu lama melakukan goal kick demi membuang waktu, wasit akan memberikan hitungan visual lima detik terakhir.

Jika batas waktu terlampaui, tim lawan akan mendapat tendangan sudut.


4. 10 Detik Keluar Lapangan Saat Pergantian

Pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan maksimal dalam 10 detik setelah papan pergantian diangkat atau wasit memberi sinyal.

Jika pemain sengaja memperlambat proses pergantian, pemain pengganti belum boleh masuk sampai permainan berjalan satu menit pada penghentian berikutnya.


5. Pemain yang Dirawat Harus Tunggu 1 Menit

Pemain yang mendapat pemeriksaan atau perawatan cedera di lapangan wajib keluar lebih dulu setelah pertandingan dimulai kembali.

Mereka baru boleh masuk lagi setelah satu menit permainan berjalan. Regulasi ini dibuat untuk mengurangi praktik cedera taktis demi memperlambat tempo pertandingan.


6. Kartu Merah untuk Tutup Mulut dan Walk-off Protes

Pemain yang menutup mulut saat berkonfrontasi dengan lawan atau perangkat pertandingan bisa langsung mendapat kartu merah jika tindakan tersebut dianggap menyembunyikan ucapan diskriminatif.

Selain itu, pemain atau ofisial tim yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit juga akan langsung diganjar kartu merah.


7. Penghapusan Kartu Kuning Setelah Fase Grup dan Perempat Final

Dalam aturan baru, kartu kuning tunggal akan dihapus setelah fase grup dan kembali dihapus setelah babak perempat final.

Artinya, pemain yang hanya mendapat satu kartu kuning di fase grup tidak akan membawa akumulasi ke fase gugur. Setelah perempat final, akumulasi kartu kuning juga dibersihkan agar pemain tidak absen pada semifinal atau final akibat hukuman kartu dari laga sebelumnya.

Aturan-aturan baru tersebut diperkirakan membuat pertandingan di Piala Dunia 2026 berjalan lebih cepat, disiplin, dan minim drama buang waktu yang selama ini sering memicu kontroversi.

Topik Menarik