Banjarnegara Gempar! Menantu Tusuk Ibu Mertua gegara Kantong Plastik

Banjarnegara Gempar! Menantu Tusuk Ibu Mertua gegara Kantong Plastik

Berita Utama | inews | Selasa, 12 Mei 2026 - 15:23
share

BANJARNEGARA, iNews.id – Peristiwa berdarah yang dipicu oleh persoalan sepele menggemparkan warga Desa Danaraja, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026). Seorang nenek terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah ditusuk oleh menantunya sendiri hingga mengalami luka serius.

Korban saat ini harus menjalani perawatan medis intensif di RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara akibat luka tusukan senjata tajam di bagian punggung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian nahas ini bermula saat korban tengah beristirahat di sebuah gubuk miliknya. Tiba-tiba, pelaku yang merupakan menantunya datang untuk memetik sayur di sekitar lokasi.

Pelaku kemudian meminta tolong kepada korban untuk mengambilkan kantong plastik. Namun, jawaban yang dilontarkan oleh korban rupanya membuat pelaku tersinggung hingga memicu cekcok mulut di antara keduanya.

Tersulut emosi yang tak terbendung, pelaku langsung mengejar korban hingga ke dalam gubuk. Pelaku kemudian mengambil sebilah pisau dan dengan tega menusuk punggung sebelah kiri korban sebanyak tiga kali.

Setelah melampiaskan amarahnya dan melihat korban bersimbah darah, pelaku tidak melarikan diri, melainkan langsung menuju ke Polsek Purwanegara untuk menyerahkan diri.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara guna mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

"Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek setelah melakukan penusukan. Anggota di lapangan juga langsung fokus mengevakuasi korban untuk menyelamatkan nyawanya," ujar Kapolsek Purwanegara, AKP Edy Widya Pramono, Selasa (12/5/2026).

Diduga Ada Motif Dendam

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga insiden berdarah ini tidak murni hanya karena persoalan kantong plastik. Diduga kuat, aksi penusukan tersebut juga dipicu oleh konflik internal keluarga dan dendam lama yang dipendam pelaku terhadap korban.

Guna kepentingan penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut di antaranya sebilah pisau yang digunakan untuk menusuk korban, pakaian dan sandal bercak darah, serta satu unit telepon genggam milik pelaku.

Hingga kini, pelaku masih mendekam di sel tahanan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Purwanegara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Topik Menarik