Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman

Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman

Terkini | inews | Minggu, 10 Mei 2026 - 15:16
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memanfaatkan momen akhir pekan dengan berolahraga di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu (10/5/2026). Ia mengaku berolahraga sambil memantau langsung aktivitas ekonomi masyarakat di lapangan.

Purbaya menilai ramainya masyarakat yang beraktivitas di area Sudirman-Thamrin merupakan salah satu sinyal positif bagi kondisi ekonomi domestik. Baginya, CFD menjadi indikator nyata bahwa daya beli dan perputaran ekonomi di tingkat akar rumput tetap berjalan.

“Saya sekalian memantau keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini salah satu indikator bahwa ekonomi kita baik-baik saja,” kata Purbaya di sela-sela kegiatannya.

Meskipun disibukkan dengan agenda kenegaraan, Purbaya menekankan pentingnya menjaga work-life balance. 

“Work life balance ya kerja keras, tapi jangan lupa istirahat yang cukup. Jangan kerja terus-menerus, harus balance,” ujar Purbaya.

Menurutnya, rutin berolahraga dan menyegarkan pikiran adalah kunci untuk menjaga produktivitas dalam bekerja, sebuah kebiasaan yang sudah ia lakukan jauh sebelum menjabat sebagai menteri.

“Ini sekali-sekali saja. Kalau lagi bosan di rumah, saya jalan-jalan di Car Free Day. Dari dulu memang suka jalan-jalan meski tidak rutin,” ungkap dia. 

Berdasarkan pengamatannya, Purbaya mencatat adanya peningkatan keramaian dibandingkan tahun lalu, meski ia mengakui laju pertumbuhan ekonomi masih perlu dipacu lebih kuat. 

“Saya lihat sekarang lebih ramai dibanding beberapa bulan atau setahun lalu. Walaupun memang belum terlalu ramai, jadi ekonomi masih perlu terus didorong,” kata Purbaya.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berkomitmen untuk terus merespons setiap gejala pelemahan ekonomi dengan langkah proaktif.

Purbaya membocorkan bahwa pemerintah tengah mematangkan sejumlah kebijakan stimulus yang akan diluncurkan pada bulan Juni mendatang guna menjaga momentum pertumbuhan.

“Kami sedang menyiapkan beberapa stimulus pada Juni supaya ekonomi bergerak lebih baik lagi,” pungkasnya.

Topik Menarik