Jakarta Mulai Gerakan Pilih Sampah Hari Ini, Pramono: Bantargebang Tak lagi Diandalkan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jakarta memulai gerakan pemilihan sampah mulai Minggu (10/5/2026). Pasalnya, mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya menerima sampah residu seperti popok sekali pakai, pembalut hingga tisu kotor.
Kick off gerakan pemilihan sampah akan digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Keseriusan menjalankan program tersebut ditunjukkan Pramono dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah dari sumber.
"Kami akan mengadakan, memulai acara untuk pilah sampah sesuai dengan Instruksi Gubernur," kata Pramono di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Pramono mengatakan, Jakarta sudah tidak bisa lagi mengandalkan pengelolaan sampah dengan sistem open dumping. Pasalnya, volume sampah di TPST Bantargebang kini telah mencapai lebih dari 55 juta ton dan beberapa kali mengalami longsor.
"Karena kita sudah tidak mungkin lagi mengandalkan dengan cara pola lama untuk menimbun semua sampah di Bantargebang. Bantargebang itu sudah ada 55 juta ton sampah lebih. Sudah tidak cukup dan beberapa kali mengalami longsor," ucapnya.
Oleh karenanya, Pramono mengajak warga yang tinggal di Jakarta untuk mendukung gerakan pemilihan sampah. Dia menilai langkah itu akan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan Jakarta.










