KTT ASEAN, Prabowo: Perlindungan Warga Negara di Timur Tengah Harus Jadi Prioritas

KTT ASEAN, Prabowo: Perlindungan Warga Negara di Timur Tengah Harus Jadi Prioritas

Terkini | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 18:18
share

CEBU, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengajak para pemimpin negara ASEAN memprioritaskan perlindungan warga negaranya yang berada di Timur Tengah. Dia mendorong penegakan hukum internasional atas setiap pelanggaran yang terjadi di kawasan tersebut.

"Keselamatan dan kesejahteraan warga kita di Timur Tengah menuntut perhatian penuh kita. Saya rasa banyak dari negara kita memiliki ribuan warga negara di sana," ujar Prabowo saat menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

Prabowo menegaskan perlindungan warga negara harus menjadi prioritas utama negara-negara ASEAN. Dia juga menyambut tawaran Singapura untuk bekerja sama dalam proses evakuasi warga negara jika diperlukan.

"Perlindungan warga negara harus tetap menjadi prioritas utama. Saya menyambut baik tawaran Singapura untuk bekerja sama dengan negara lain jika kita harus mengevakuasi warga kita," kata dia.

Prabowo menjelaskan, ASEAN perlu memiliki pendekatan kolektif dalam menghadapi dampak konflik global terhadap kawasan.

"Saya pikir kita harus memiliki pendekatan kolektif ASEAN. Indonesia bersedia bekerja sama sangat erat dengan rekan-rekan di ASEAN," ujarnya.

Prabowo juga menyinggung gugurnya prajurit Indonesia yang bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah Indonesia, kata dia, menuntut adanya akuntabilitas dan penghormatan terhadap misi penjaga perdamaian.

"Kami telah kehilangan prajurit Indonesia yang bertugas di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kami menuntut pertanggungjawaban bahwa tugas-tugas menjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak," tutur dia.

Dalam forum tersebut, Prabowo mengajak negara-negara ASEAN bersatu menyuarakan penegakan hukum internasional dan akuntabilitas atas pelanggaran yang terjadi.

"ASEAN harus berbicara dengan satu suara. Kita harus menuntut semua pihak untuk menegakkan hukum internasional dan mendorong akuntabilitas atas setiap pelanggaran," tegasnya.

Dia menegaskan, ASEAN harus menunjukkan pengaruh politiknya di tengah meningkatnya ketegangan global.

"Inilah saatnya bagi ASEAN untuk menunjukkan pengaruhnya. Kita harus memiliki suara politik kolektif yang kuat," pungkas dia.

Topik Menarik