Ade Armando Siap Bertemu JK dan Minta Maaf: Saya akan Bilang Tidak Fitnah Bapak
JAKARTA, iNews.id - Pegiat media sosial, Ade Armando bersedia bertemu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Dia meminta maaf terkait penyebaran potongan video ceramah JK yang menuai polemik.
"Oh saya kan katakan, ya, bahwa saya bersedia minta maaf ke Pak JK dan ke publik selama dengan pembicaraan yang proporsional, ya," kata Ade dalam program Interupsi bertajuk 'Dituding Fitnah JK, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs' yang disiarkan iNews, Kamis (7/5/2026).
Ade akan menjelaskan kepada JK bahwa dirinya tak punya niat untuk memfitnah dan memprovokasi umat Islam dan Kristen.
"Saya akan mengatakan saya tidak memfitnah Bapak, saya tidak sedang memprovokasi umat Islam ataupun umat Kristen untuk marah, saya tidak sedang mengadu domba, ya," kata Ade.
"Eh, tapi kalau itu terasa seperti sesuatu yang mengganggu, saya akan minta maaf, ya. Eh, juga kepada umat Islam yang barangkali menurut saya punya mispersepsi terhadap saya, bahwa saya itu adalah orang yang anti-Islam. Saya itu tidak anti-Islam," katanya.
Jenderal Peraih Adhi Makayasa Ini Dimarahi Ibunya Terbangkan Jet Tempur F-16 di Atas Rumah
Sementara itu, pengacara JK, Abdul Haji Talaohu, menilai framing yang dilakukan pegiat media sosial Ade Armando terkait potongan ceramah JK merupakan fitnah keji. Dia menyatakan JK sangat marah atas framing tersebut.
“Kalau kita lihat Pak JK itu, beliau pertama sangat marah, karena ini kan fitnah keji,” kata Abdul dalam acara yang sama.
Menurut dia, publik selama ini mengenal JK sebagai tokoh perdamaian yang terlibat dalam berbagai proses rekonsiliasi konflik di Indonesia.
“Publik mengenal Pak JK itu adalah tokoh pendamai. Beliau menyelesaikan konflik Ambon, Poso, Helsinki, dan di beberapa tempat beliau diundang sebagai rekonsiliator,” ujarnya.










