Respons Pramono soal Isu Persija Vs Persib Batal di GBK karena Acara GRIB Jaya
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal isu batalnya laga Persija vs Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, karena bertepatan dengan acara Milad ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya pada 10 Mei 2026 mendatang. Dia enggan berspekulasi terkait isu tersebut.
"Saya enggak mau berspekulasi karena terus terang saya enggak tahu kalau ada acara GRIB, secara pribadi ya saya enggak tahu," ujar Pramono kepada wartawan, Kamis (7/4/2026).
Politisi PDIP itu juga tidak ingin berpolemik terkait batalnya pertandingan Persija vs Persib di GBK. Dia telah mendengar langsung alasan dari pihak-pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan pertandingan.
"Saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya tahu reasoning atau alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung," tandas dia.
Kendati demikian, Pramono mengaku kecewa laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 itu dipindahkan ke Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
"Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta," ujar Pramono.
Sementara itu, Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menegaskan kekecewaan mendalam lantaran mereka sudah sangat lama tidak merasakan atmosfer laga klasik tersebut di ibu kota.
“Yang pertama gini, udah pasti yang paling kecewa dengan situasi ini adalah Jakmania. Kenapa? Karena kekecewaan kami sudah 7 tahun kami tidak menggelar pertandingan Persija-Persib di Jakarta. Terakhir 2019 saat itu,” katanya kepada awak media di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Diky menilai, The Jakmania sebenarnya sudah menunjukkan perubahan signifikan dalam hal keamanan dan penerimaan suporter tamu. Dia mencontohkan beberapa laga sebelumnya yang berjalan kondusif tanpa insiden berarti.
“Itu kan sudah dilihat bagaimana ketika teman-teman Solo, teman-teman Malang, teman-teman Jepara, teman-teman Jogja, bahkan teman-teman Surabaya pun datang ke Jakarta, mereka pulang dengan aman dan nyaman,” tuturnya.
Dia menambahkan, komitmen menjaga ketertiban selalu menjadi prioritas utama bagi The Jakmania, terutama saat Persija bermain di kandang sendiri.
“Dari situ kita bisa terlihat bagaimana Jakmania memang konsen sekali untuk menjaga keamanan dan ketertiban apalagi di kotanya, apalagi di Jakarta gitu loh,” imbuhnya.










