Schneider Electric Akan Bangun Hub Training untuk Asia Tenggara di Malaysia

Schneider Electric Akan Bangun Hub Training untuk Asia Tenggara di Malaysia

Terkini | idxchannel | Kamis, 7 Mei 2026 - 17:34
share

IDXChannel—Perusahaan teknologi asal Prancis, Schneider Electric, berencana membangun pusat pelatihan Asia Tenggara di Malaysia tahun ini, menyusul lonjakan keberadaan infrastruktur artificial intelligence di negara tersebut. 

Seperti diketahui, beberapa perusahaan teknologi berinvestasi di Malaysia untuk mendirikan fasilitas yang berkaitan dengan kecerdasan buatan. Mulai dari Nvidia, Microsoft, Intel, HCLTech, dan sebagainya.  

Jumlah infrastruktur AI yang bertambah banyak di Malaysia memicu peningkatan permintaan energi di negara tersebut. Melansir CNA (7/5/2026), kapasitas data center di Asia Tenggara diperkirakan bakal tumbuh tiga kali lipat hingga 2030. 

Dalam hal ini, Malaysia muncul sebagai pusat terbesar yang sukses menarik minat investasi dari raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, hingga Alphabet. Selain itu, Malaysia juga menjadi hub untuk semikonduktor dengan pangsa 13 persen dari pasar testing dan pengemasan dunia. 

Presiden Schneider Electric Henri Berthe mengatakan bahwa permintaan AI akan memacu pertumbuhan banyak sektor, sehingga perusahaan energi pun dituntut untuk meningkatkan efisiensi energi. 

“Pertumbuhan ini mendorong kami untuk berinvestasi di Asia Tenggara,” kata Berthe. 

Dia menjelaskan bahwa pusat pelatihan ini akan menyediakan keterampilan teknis untuk perusahaan mitra Scheiner dan end user di seluruh kawasan Asia Tenggara. Termasuk di antaranya adalah perusahaan semikonduktor. 

Booming AI di penjuru dunia turut memacu peningkatan pendapatan bagi Schneider selaku produsen peralatan pendukung infrastruktur AI seperti rak server, peralatan daya, dan sistem pendinginan untuk fasilitas dengan intensitas energi tinggi. 

Schneider juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu konsumen mengelola konsumsi energinya, termasuk melalui sistem prediktif yang memungkinkan pengguna mengatur penggunaan pendingin sesuai kondisi cuaca. 


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik