Prabowo Instruksikan Bunga KUR 5, Airlangga: Sedang Dipersiapkan
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Himpunan Bank Negara (himbara) segera menyalurkan skema kredit dengan suku bunga rendah yang dipatok maksimal 5 persen per tahun. Merespons hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku tengah menyiapkan hal itu.
Menurut Airlangga skema kebijakan tengah dimatangkan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Investasi/BKPM Rosan Roeslani hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Memang arahan Bapak Presiden untuk diberikan 5 persen. Dan ini sudah dibahas dan dipersiapkan, ini termasuk tadi dibahas dengan Menteri Keuangan dan juga Gubernur BI, dan dengan OJK dan juga dengan Menteri Investasi. Nanti ini akan dilaporkan ke Bapak Presiden jam setengah 5 (WIB), jadi nanti kita akan beritahu berikutnya," ucap Airlangga dalam konferensi pers Pertumbuhan PDB Triwulan I 2026, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya, Prabowo menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil, khususnya buruh, petani, dan nelayan. Ia menyoroti beban bunga pinjaman yang selama ini dinilai sangat memberatkan dan tidak masuk akal bagi masyarakat kelas bawah.
Dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas) beberapa waktu lalu, Prabowo mengungkapkan keprihatinannya atas fenomena rakyat kecil yang terjerat pinjaman dengan bunga yang mencekik hingga mencapai 70 persen per tahun.
"Saya sudah perintahkan bank-bank milik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 persen satu tahun," tuturnya.









