Pembalap Indonesia Lody Natasha Bersinar di Thailand Rally Raid 2026, Rebut Posisi 3

Pembalap Indonesia Lody Natasha Bersinar di Thailand Rally Raid 2026, Rebut Posisi 3

Olahraga | inews | Rabu, 29 April 2026 - 18:28
share

THAILAND, iNews.id - Lody Natasha sukses mengharumkan Indonesia usai merebut podium ketiga Thailand Rally Raid Championship (TRRC) 2026 Round 1 di Chachoengsao, 25–26 April 2026.

Pembalap rally wanita Indonesia bernama lengkap Lody Francis Natasha tampil impresif bersama co-driver Nada Simarak asal Thailand. Dia finis posisi ke-3 di kelas T2.1 sekaligus menjadi satu-satunya tim wanita yang tampil di ajang tersebut.

Capaian ini tidak datang mudah. Persaingan di TRRC dikenal ketat karena diikuti pembalap berpengalaman yang juga rutin tampil di Asia Cross Country Rally (AXCR). Lody tetap mampu menembus papan atas di tengah dominasi peserta tuan rumah.

Tantangan Berat dan Target AXCR 2026

Rally berlangsung selama dua hari dengan total sekitar 150 kilometer special stage. Etape pertama (SS1) menyajikan lintasan teknis sepanjang 8,85 km, lalu dilanjutkan SS2 sejauh 133,47 km yang jauh lebih menantang.

“TRRC ini diikuti oleh tim-tim inti dengan jam terbang tinggi, terutama dari Thailand yang rutin berkompetisi sepanjang tahun. Sementara saya hanya turun setahun sekali, jadi ini menjadi tantangan tersendiri. Walaupun jaraknya sekitar 133 kilometer, bagi saya ini termasuk rally yang pendek, sehingga waktu sangat terbatas. Kalau performa kurang baik atau ada kendala, tidak ada kesempatan untuk memperbaiki di hari berikutnya,” ujar Lody.

Keikutsertaan Lody di TRRC menjadi bagian penting dari persiapannya menuju AXCR 2026, ajang rally lintas alam terbesar di Asia. Kompetisi ini berada di bawah naungan Fédération Internationale de l’Automobile (FIA), organisasi yang juga menaungi Formula 1, World Rally Championship, dan Dakar Rally.

AXCR dikenal ekstrem dengan lintasan beragam, mulai dari pegunungan, hutan, sungai, perkebunan, hingga jalur pantai. Kondisi cuaca yang tidak menentu menambah tingkat kesulitan, menuntut ketahanan fisik, mental, serta akurasi navigasi tinggi.

Edisi 2026 menjadi penyelenggaraan ke-31 dengan rute sekitar 2.000 kilometer dari Pattaya menuju Phitsanulok. Meski digelar di Thailand, standar kompetisi tetap bertaraf internasional.

“Saya sangat bersyukur atas hasil ini dan atas semua dukungan yang saya terima selama perjalanan ini. Membawa nama Indonesia di ajang internasional selalu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Sebagai bagian dari Komisi Women in Motorsport IMI, saya juga berharap perjalanan ini bisa membuka lebih banyak peluang bagi perempuan di dunia motorsport. Setiap balapan bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga membuktikan bahwa kami bisa berada dan berprestasi di level tertinggi. Saya berharap progress ini bisa terus berlanjut dan mendapat dukungan lebih besar untuk motorsport Indonesia,” tambahnya.

Perjalanan Lody di dunia rally bukan hal instan. Dia sudah terlibat di AXCR sejak 2017 dan pernah menjalani berbagai peran, mulai dari co-driver hingga team manager sebelum kembali sebagai driver sejak 2023 dengan formasi tim wanita.

Sebagai privateer independen, dia bersaing melawan tim pabrikan dengan sumber daya besar. Pengalaman teknis dan ketangguhan menjadi kekuatan utama yang terus dia asah dari tahun ke tahun.

Pada AXCR 2025, dia mencatat posisi ke-11 di kelas T1D (Diesel) dari 26 peserta dan posisi ke-19 overall dari 44 peserta. Hasil itu menjadikannya tim wanita dengan performa terbaik di kategorinya.

“Saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga punya tempat di rally raid. Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang membuka jalan dan memberi kepercayaan diri bagi lebih banyak perempuan untuk terjun ke dunia ini,” tegas Lody.

TRRC 2026 Round 1 menjadi pijakan penting menuju target lebih besar. Dengan pengalaman, konsistensi performa, serta eksposur di level elit, Lody semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu penantang serius di kancah rally raid Asia.

Topik Menarik