Trio Maut Bayern Pecahkan Rekor 100 Gol, Geser Dominasi Messi–Ronaldo di Eropa
PARIS, iNews.id - Bayern Munich kembali menjadi sorotan setelah trio lini depan mereka mencatatkan rekor langka di sepak bola Eropa. Harry Kane, Michael Olise, dan Luis Diaz resmi menembus 100 gol gabungan di semua kompetisi musim ini usai laga panas melawan Paris Saint-Germain yang berakhir 5-4, Rabu, (29/4/2026) dini hari WIB.
Catatan tersebut langsung menempatkan mereka dalam sejarah sebagai trio pertama dari klub non-Spanyol yang mampu mencapai angka 100 gol dalam satu musim. Pencapaian ini tergolong sangat langka karena hanya terjadi tujuh kali sebelumnya sepanjang abad ke-21.
Dalam pertandingan melawan PSG, ketiga pemain tersebut kembali menunjukkan ketajaman. Kane menjadi yang pertama mencetak gol dan memperpanjang koleksi pribadinya menjadi 54 gol dari 46 pertandingan musim ini.
Luis Diaz juga ikut menyumbang gol dan kini mengoleksi 26 gol dari 46 laga. Sementara Michael Olise melengkapi catatan dengan 20 gol dari 47 penampilan di semua kompetisi.
Kisah Pebulu Tangkis Jolin Angelia, Berkat Latihan Gila-gilaan Kini Resmi Dipanggil Pelatnas PBSI
Kombinasi ketiganya membuat Bayern memiliki salah satu lini serang paling produktif di Eropa musim ini. Meski laga berakhir dengan kekalahan 4-5, kontribusi trio ini tetap menjadi sorotan utama.
Kane Tembus Rekor Eropa, Cetak Gol 6 Laga Beruntun Liga Champions
Harry Kane juga mencatat rekor individu yang tidak kalah mencolok. Dia menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak gol dalam enam laga Liga Champions secara beruntun.
Rangkaian gol tersebut dimulai sejak fase grup, termasuk ke gawang Union Saint-Gilloise dan PSV. Kane kemudian mencetak dua gol di leg kedua babak 16 besar melawan Atalanta.
Dia melanjutkan tren tersebut dengan mencetak gol di kedua leg perempat final melawan Real Madrid, sebelum kembali menjebol gawang PSG.
Meski pertandingan PSG menghasilkan sembilan gol, Kane menilai kualitas bertahan tetap tinggi. Dia menegaskan duel tersebut bukan hanya soal serangan.
Kane mengatakan: "Meskipun ada sembilan gol yang tercipta, ada banyak pertahanan luar biasa di lapangan."
Dia melanjutkan: "Anda memiliki pemain terbaik di dunia, penyerang terbaik, bek terbaik. Terkadang penyerang memang lebih unggul dan menunjukkan kualitas mereka."
Kane juga menyoroti peran bek yang harus menghadapi situasi sulit sepanjang laga. Dia mengatakan: "Saat Anda melihat bek tengah bermain di lini tengah, bahkan di lini depan atau melebar melawan winger, mereka tetap luar biasa. Itu pekerjaan yang sangat sulit."
Trio Langka dalam Sejarah Sepak Bola Eropa
Kane, Olise, dan Diaz kini menjadi trio kedelapan yang mampu mencetak 100 gol dalam satu musim kompetisi. Namun, semua pencapaian sebelumnya selalu datang dari klub raksasa Spanyol.
Barcelona mendominasi daftar tersebut lewat kombinasi Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar yang melakukannya dalam tiga musim berbeda antara 2014 hingga 2017.
Messi juga pernah mencapainya bersama Cesc Fabregas dan Alexis Sanchez pada musim 2011/12, serta bersama Samuel Eto’o dan Thierry Henry pada 2008/09.
Di sisi lain, Real Madrid mencatatkan rekor serupa melalui Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, masing-masing bersama Gonzalo Higuain pada 2011/12 dan Gareth Bale pada 2014/15.
Keberhasilan trio Bayern ini menjadi catatan penting karena menembus dominasi klub Spanyol dalam statistik elit Eropa tersebut.
Dengan performa yang masih berlanjut di kompetisi musim ini, Bayern berpotensi menambah angka dan memperkuat status mereka sebagai salah satu tim paling mematikan di dunia.










