PSG vs Bayern 5-4 Bikin Heboh! Kompany Jujur ke Enrique Usai Laga

PSG vs Bayern 5-4 Bikin Heboh! Kompany Jujur ke Enrique Usai Laga

Olahraga | inews | Rabu, 29 April 2026 - 19:14
share

PARIS, iNews.id - Pertandingan Paris Saint-Germain melawan Bayern Munich berakhir dengan skor 5-4 dalam semifinal Liga Champions yang penuh drama di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Duel ini menghadirkan intensitas tinggi sekaligus momen menarik di balik layar antara dua pelatih.

Usai pertandingan, Luis Enrique yang sedang menjalani sesi wawancara di lorong stadion tiba-tiba dihampiri Vincent Kompany. Pelatih Bayern itu tidak berada di pinggir lapangan selama pertandingan karena menjalani larangan satu laga usai menerima kartu kuning ketiga saat menghadapi Real Madrid.

Kondisi tersebut membuat Kompany tidak sempat bersalaman dengan Enrique setelah pertandingan berakhir. Pertemuan mereka akhirnya terjadi di lorong stadion, di mana keduanya sempat berpelukan sebelum berbincang singkat.

Dalam percakapan tersebut, Enrique menanyakan pengalaman Kompany menonton dari tribun. Kompany menjawab jujur: "Saya tidak menyukainya. Saya benar-benar tidak menyukainya," kata Kompany.

Jawaban itu langsung disambut tawa oleh keduanya sebelum berpisah.

Pertandingan ini juga mencatatkan rekor penting. Untuk pertama kalinya dalam sejarah semifinal kompetisi Eropa, kedua tim sama-sama mencetak minimal empat gol. Selain itu, laga ini menjadi semifinal Liga Champions dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah, yaitu sembilan gol.

PSG sempat unggul jauh 5-2 di awal babak kedua melalui gol Khvicha Kvaratskhelia dan dua gol Ousmane Dembele. Namun Bayern tidak menyerah. Dayot Upamecano dan Luis Diaz memperkecil ketertinggalan, membuat peluang tetap terbuka menjelang leg kedua.

Bayern sebenarnya lebih dulu unggul lewat penalti Harry Kane. PSG kemudian membalikkan keadaan melalui Kvaratskhelia dan Joao Neves. Michael Olise sempat menyamakan skor, sebelum penalti Dembele di akhir babak pertama kembali membawa PSG unggul.

Luis Enrique mengaku sangat terkesan dengan jalannya pertandingan. Dia mengatakan: "Itu luar biasa. Saya pikir ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya jalani sebagai pelatih. Ritmenya sangat bagus, kedua tim berusaha bermain menyerang dan menunjukkan kualitas. Saya rasa semua orang menikmati pertandingan ini. Saya senang karena kami menang."

Dia menambahkan: "Saya sudah melatih lebih dari 15 tahun, dan saya harus mengatakan ini yang paling menarik. Penting untuk menunjukkan seperti itulah cara bermain sepak bola. Kami tentu tidak senang kebobolan empat gol, tetapi saya tetap senang karena menang."

Kompany Akui Tersiksa Nonton dari Tribun
Kompany mengakui pertandingan terasa berbeda saat dia hanya bisa menyaksikan dari tribun. Dia mengatakan: “Rasanya berbeda bagi saya saat menonton. Saya lebih memilih berada di lapangan, mengikuti emosi pertandingan dan mencoba membantu tim.”

Dia menilai timnya tetap berbahaya meski dalam tekanan. “Kami menderita, tetapi tetap berbahaya. Mencetak lima gol tandang di Liga Champions biasanya membuat Anda tersingkir, tetapi peluang yang kami miliki membuat kami tetap percaya,” ujarnya.

Kompany menegaskan peluang Bayern masih terbuka pada leg kedua di Allianz Arena pada 6 Mei. Dia berharap dukungan suporter menjadi faktor penting. “Kami bermain di kandang dengan 75.000 penonton, saya ingin lebih. Kami ingin tekanan itu ada dan Allianz Arena adalah tempat di mana apa pun bisa terjadi.”

PSG kini mengantongi keunggulan tipis, sementara Bayern datang ke leg kedua dengan kepercayaan diri tinggi setelah mampu mencetak empat gol di kandang lawan.

Topik Menarik