PSG vs Bayern Munchen 5-4, Kompany Ungkap Kunci Taktik: Harus All Out!

PSG vs Bayern Munchen 5-4, Kompany Ungkap Kunci Taktik: Harus All Out!

Olahraga | inews | Rabu, 29 April 2026 - 16:11
share

PARIS, iNews.id - Vincent Kompany menegaskan pendekatan taktik Bayern Munich usai kalah 4-5 dari PSG di leg pertama semifinal Liga Champions dengan menyebut tidak ada jalan tengah antara menyerang atau bertahan total.

Laga yang digelar di Parc des Princes berlangsung dramatis dengan sembilan gol tercipta. Bayern sempat tertinggal jauh sebelum mampu memperkecil skor di akhir pertandingan.

Kompany harus menyaksikan pertandingan dari tribun karena akumulasi kartu kuning. Meski begitu, dia tetap melihat banyak hal positif dari performa timnya.

Bayern sempat tertinggal 2-5 sebelum akhirnya Dayot Upamecano dan Luis Diaz mencetak gol tambahan. Dua gol tersebut membuat peluang tim tetap terbuka jelang leg kedua di Munich.

Pelatih PSG, Luis Enrique, bahkan menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.

“Itu memiliki ritme yang luar biasa, mencoba bermain sepak bola menyerang dan menunjukkan kualitas. Saya pikir semua orang menikmati pertandingan ini. Saya senang karena kami menang,” ujarnya, dikutip dari Sport Bible.

Kompany Tegaskan Strategi All Out

Kompany memberikan pandangan berbeda saat menilai lini pertahanan timnya. Dia tidak sepenuhnya menyalahkan sektor belakang meski kebobolan lima gol.

“Apa yang Anda inginkan? Saya pikir Anda melihat banyak pertahanan yang bagus dan intens hari ini. Hanya saja margin sangat kecil, dan Anda hanya punya dua cara,” katanya.

Dia menjelaskan tidak ada ruang untuk bermain setengah-setengah saat menghadapi tim dengan kualitas tinggi seperti PSG.

“Yang pertama adalah bermain menyerang penuh, atau yang kedua bertahan total. Di tengah-tengah tidak akan berhasil melawan pemain dengan level seperti ini, dan juga tidak akan berhasil melawan level kami,” tuturnya.

Kompany juga menegaskan Bayern akan tampil lebih agresif pada leg kedua yang digelar di kandang sendiri.

“Lebih. Bahkan lebih. Kami bermain di kandang. Akan ada 75.000 penonton di stadion. Kota ini akan hidup sepanjang pekan,” ungkapnya.

Dia berharap dukungan suporter bisa memberi dorongan besar bagi tim untuk membalikkan keadaan.

“Kami tidak hanya ingin suara, kami ingin energi besar di stadion. Itu yang kami butuhkan. Di tempat seperti itu, segalanya bisa terjadi,” katanya.

Meski kebobolan banyak gol, Kompany menilai timnya tetap memiliki peluang karena mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.

“Biasanya jika kebobolan lima gol di semifinal Liga Champions saat tandang, Anda sudah tersingkir. Tapi jika melihat peluang yang kami ciptakan, kami bisa mencetak lebih banyak gol,” jelasnya.

Menurut dia, kunci kebangkitan terletak pada efektivitas penyelesaian akhir di leg kedua nanti.

“Jika Anda tidak punya peluang, sulit untuk membalikkan keadaan. Tapi jika kami seberbahaya seperti tadi, maka ini soal mengembalikan fokus dan memanfaatkan peluang,” tegasnya.

Bayern akan kembali bertanding di Bundesliga melawan Heidenheim pada 2 Mei sebelum menjamu PSG di leg kedua semifinal Liga Champions di Munich.

Topik Menarik