Mencekam! Puting Beliung Mengamuk di Persawahan Bangkalan, Tanaman hingga Gubuk Rusak

Mencekam! Puting Beliung Mengamuk di Persawahan Bangkalan, Tanaman hingga Gubuk Rusak

Nasional | inews | Jum'at, 24 April 2026 - 14:43
share

BANGKALAN, iNews.id - Fenomena alam berupa pusaran puting beliung kembali terjadi dan menghebohkan warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan Desa Telang, Kecamatan Socah.

Dalam rekaman video, terlihat detik-detik angin berputar kencang menerjang lahan pertanian. Pusaran angin itu langsung menyedot perhatian warga sekitar. 

Sejumlah tanaman padi dan gubuk bambu milik petani dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin tersebut.

Fenomena ini juga terlihat jelas dari kawasan Kampus Universitas Trunojoyo Madura, sehingga menjadi tontonan para mahasiswa. Mereka menyebut pusaran angin tidak hanya muncul di satu titik, melainkan berpindah-pindah hingga sekitar satu kilometer.

Meski memiliki daya rusak, sebagian warga mengaku takjub karena jarang menyaksikan langsung fenomena tersebut. Namun, pergerakan angin yang mendekati permukiman sempat menimbulkan kekhawatiran.

"Kejadiannya itu angin tiba-tiba muncul dan berputar tidak hanya dalam satu titik saja. Angin tersebut berpindah dari satu titik ke titik yang lain sehingga membuat khawatir masyarakat sekitar dan sempat menjadi tontonan oleh masyarakat dari titik yang cukup jauh karena kemudian angin berputar ke arah Masyarakat," ujar salah satu mahasiswa, Ahmad Rofiki.

Dia juga menyebut dalam beberapa hari terakhir angin kencang sempat terjadi di wilayah selatan Bangkalan, seperti Labang dan sekitar Suramadu.

Secara ilmiah, fenomena puting beliung kerap terjadi saat peralihan musim dari penghujan ke kemarau. Pusaran angin terbentuk akibat pertemuan suhu permukaan daratan yang hangat dengan udara lembap dari awan gelap, yang memicu penguapan intensif. 

Kondisi ini menyebabkan tekanan udara rendah, sehingga udara hangat naik dengan cepat dan berputar akibat pengaruh rotasi bumi, hingga membentuk pusaran angin kencang.

Topik Menarik