DPR Minta Pemerintah Jamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Konflik Timur Tengah
JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VIII DPR Surahman Hidayat menegaskan pemerintah Indonesia harus menjamin keamanan jemaah haji Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah. Hal ini mengingat ibadah haji kali ini dilakukan di tengah meningkatkannya eskalasi konflik antara Iran-Israel.
Surahman mendukung instruksi Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan keselamatan jemaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah.
"Keamanan adalah fondasi dari seluruh layanan haji. Jemaah harus merasa terlindungi sejak keberangkatan hingga kepulangan. Seluruh jemaah Indonesia harus dapat dipastikan berangkat dengan aman, sehat, dan nyaman," ujar Surahman dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
Surahman juga mengingatkan pentingnya transparansi informasi publik agar jemaah haji Indonesia tidak terpengaruh isu yang tak jelas sumbernya. Oleh karenanya, pemerintah pun didorong untuk menyampaikan pembaruan resmi secara berkala dan menyiapkan dukungan psikososial agar jemaah tetap tenang dan fokus beribadah.
Prabowo Tekankan Nol Sampah dan Kecelakaan di Taman Nasional dan Wisata Alam saat Libur Lebaran
"Ibadah haji adalah amanah besar. Negara wajib hadir dengan pelayanan terbaik, transparan, berkeadilan, dan menjamin keamanan jamaah di tengah dinamika geopolitik global," imbuh dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta jemaah haji Indonesia tidak perlu khawatir terhadap situasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Dahnil usai memberikan arahan dan melepas keberangkatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).
Dahnil mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Negara tersebut juga menjamin pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik.
“Sampai dengan hari ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan semuanya baik-baik saja, semuanya bisa dikendalikan dan mereka menjamin proses perhajian tahun ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dahnil juga meyakini negara-negara yang tengah berkonflik memahami bahwa ibadah haji membawa pesan perdamaian bagi dunia.
“Haji itu sejatinya membawa pesan perdamaian, ada pesan kesetaraan, ada pesan perlindungan terhadap perempuan, ada pesan tidak menyakiti bahkan tumbuh-tumbuhan dan hewan tidak boleh disakiti. Jadi ada pesan perdamaian,” katanya.










