Mauricio Souza Buka-bukaan! Ini Masalah Kronis yang Bikin Persija Inkonsisten
JAKARTA, iNews.id – Mauricio Souza buka-bukaan soal masalah kronis yang membuat Persija Jakarta tampil inkonsisten sepanjang Super League 2025-2026 meski baru saja menang 3-0 atas Persebaya Surabaya.
Pelatih Persija itu mengakui timnya masih memiliki persoalan serius dalam penyelesaian akhir. Banyak peluang tercipta, namun tidak diikuti efektivitas gol yang memadai.
Kemenangan atas Persebaya memang membawa angin segar. Namun, Mauricio menilai hasil tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan menyeluruh dalam performa tim.
“Saya rasa masalah besar tim kami selama ini adalah tidak berhasil mencetak gol dari banyaknya peluang yang diciptakan. Hal ini akhirnya menimbulkan ketidakkonsistenan pada tim di beberapa momen dalam kompetisi,” ujarnya, dikutip dari situs resmi klub.
Dalam lima laga sebelum kemenangan tersebut, Persija mampu mencetak 10 gol. Namun, angka itu dinilai belum ideal jika dibandingkan dengan jumlah peluang yang dihasilkan.
Sepanjang musim ini, Persija mencatatkan 153 tembakan tepat sasaran dari total 309 percobaan, tetapi hanya menghasilkan 50 gol. Data ini menunjukkan efektivitas lini depan masih perlu ditingkatkan.
Penyelesaian Akhir Jadi Penyakit Lama
Mauricio menegaskan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi akar inkonsistensi tim. Hal ini kerap membuat Persija kehilangan momentum dalam beberapa pertandingan penting.
Dia menilai performa saat menghadapi Persebaya harus menjadi acuan bagi para pemain untuk pertandingan berikutnya. Konsistensi menjadi target utama yang harus dijaga.
“Apa yang saya harapkan justru adalah apa yang kalian harapkan saat ini, kami terus mengulangi performa yang kami tunjukkan hari ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Menurut dia, kualitas permainan seperti saat melawan Persebaya menunjukkan potensi besar Persija. Tim memiliki kemampuan untuk meraih hasil lebih baik jika mampu menjaga stabilitas.
“Tim yang bermain seperti melawan Persebaya menunjukkan mereka memiliki kemampuan untuk meraih hal-hal besar. Namun jika kami tidak menjaga konsistensi dalam kompetisi yang sulit, maka tidak akan bisa mencapai tujuan utama,” katanya.
Jens Raven Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia, Bali United Kirim Pesan ke John Herdman
Mauricio menegaskan seluruh pemain harus fokus memperbaiki efektivitas serangan. Setiap peluang yang tercipta harus dimaksimalkan agar tidak kembali menjadi masalah berulang.
“Jadi, apa yang benar-benar saya harapkan adalah kami bisa mempertahankan tingkat performa ini di pertandingan berikutnya. Pada akhirnya kami akan melihat bagaimana kompetisi ini ditentukan. Sekarang kami fokus pada diri kami sendiri, berusaha melakukan yang lebih baik di setiap pertandingan,” ucapnya.
Masalah kronis ini menjadi pekerjaan rumah utama bagi Persija jika ingin tampil stabil hingga akhir musim. Perbaikan di lini depan menjadi kunci untuk menjaga peluang bersaing di papan atas.










