Pedih! Clara Shinta Dituntut Rp10,7 Miliar usai Sebarkan VCS Suami dengan Wanita Lain
JAKARTA, iNews.id – Drama panas selebgram Clara Shinta makin memuncak. Setelah sempat mengguncang jagat media sosial karena membongkar dugaan perselingkuhan sang suami, Muhammad Alexander Assad, kini Clara justru balik diserang dengan somasi bernilai fantastis, yaitu Rp10,7 miliar!
Somasi tersebut dilayangkan oleh Tri Inda R alias Keyndah, sosok yang diduga sebagai perempuan dalam video call seks (VCS) bersama suami Clara Shinta. Tak tanggung-tanggung, Indah mengklaim mengalami kerugian psikis hingga materiil akibat viralnya video tersebut.
Clara pun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, ia mengaku syok dengan nilai tuntutan yang dinilai di luar nalar.
"Nilainya cukup fantastis, Rp10,7 miliar, atas dasar psikisnya terganggu dan pekerjaannya terdampak," ujar Clara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Namun di balik kontroversi ini, Clara mengungkap luka yang jauh lebih dalam. Ia mengaku nekat memviralkan video tersebut karena diliputi emosi saat menemukan rekaman VCS di ponsel suaminya.
File tersebut tersimpan di folder 'recently deleted'. Clara menemukan bukti-bukti tersebut saat berada di Bangkok, Thailand, bersama Alexander Assad.
Dengan suara bergetar, Clara menggambarkan betapa hancurnya dirinya saat itu.
"Istri mana yang bisa tetap tenang lihat hal seperti itu? Ada perempuan lain bertelanjang di depan suami saya. Enggak ada yang sanggup," ungkapnya.
Aksi spontan itu kini berbuntut panjang. Meski Clara mengakui kesalahannya karena menyebarkan konten tersebut, ia merasa justru dirinya yang paling dirugikan. Bukan hanya dihantam somasi miliaran rupiah, rumah tangganya pun kini berada di ujung tanduk.
Bahkan, Clara telah resmi mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
"InsyaAllah saya mantap berpisah. Tapi jujur, ini enggak mudah. Mau mati rasanya kalau harus berpisah sama suami saya, karena saya cinta," katanya lirih.
Di sisi lain, kubu Clara tak tinggal diam. Sunan Kalijaga menegaskan pihaknya akan melawan dan bahkan menyiapkan serangan balik secara hukum.
"Kami akan jawab somasi itu secara resmi, dan kami juga akan mensomasi balik. Kalau bicara kerugian, klien kami yang paling hancur, rumah tangganya berakhir," tegas Sunan.










