Bobby Nasution Murka Sambil Tunjuk-Tunjuk Camat di Tapteng: Jangan Sok Paling Kerja!

Bobby Nasution Murka Sambil Tunjuk-Tunjuk Camat di Tapteng: Jangan Sok Paling Kerja!

Terkini | inews | Selasa, 14 April 2026 - 20:02
share

TAPANULI TENGAH, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution murka dengan Camat Tukka saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Senin (13/4/2026). Momen tersebut viral di media sosial karena memperlihatkan kemarahan Gubernur Sumut terhadap lambatnya penanganan pascabencana.

Insiden itu terjadi di tengah hujan deras saat Bobby meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka. Dia terlihat menunjuk-nunjuk Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung saat meluapkan kekesalannya.

Bobby menilai penanganan bencana di Tapteng menjadi yang paling lambat dibanding daerah lain di Sumatera Utara. Hal ini membuatnya geram karena banyak warga terdampak yang belum tertangani maksimal.

"Kalian ini daerah paling lambat tau kau, warga kau sudah teriak-teriak, bukan teriak ke kau aja. Kau ngurus ini saja gak bisa, orang perjuangin kau loh," ujarnya sambil menunjuk-nunjuk ke arah Camat Tukka dikutip Selasa (14/4/2026).

Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung sempat mencoba memberikan penjelasan. Namun, situasi justru memanas ketika keduanya terlibat adu argumen di lokasi.

Bobby kembali meluapkan kekecewaannya dengan nada tinggi. Dia menilai pemerintah setempat tidak maksimal dalam menangani dampak banjir.

"Warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus aja ini aja nggak bisa, orang perjuangin kau lho," katanya.

"Kau daerah paling lambat lho, di-mention berkali-kali, bantuan ada nggak dapat, di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja," ucapnya lagi.

Dalam video yang beredar, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu tampak berada di antara keduanya. Dia terlihat berusaha meredam situasi yang semakin memanas. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sungai yang sebelumnya meluap saat banjir besar pada November 2025. Debit air yang meningkat menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Bobby menegaskan pentingnya percepatan penanganan bencana di wilayah tersebut. Dia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar bekerja lebih maksimal dan tidak saling menunggu.

Topik Menarik