Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Terkini | inews | Selasa, 14 April 2026 - 16:58
share

ISLAMABAD, iNews.id - Perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran masih mungkin berlanjut untuk menutup celah kesenjangan beberapa isu yang belum disepakati kedua negara dalam pertemuan akhir pekan lalu. 

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, sebagai mediator, pihaknya sedang melakukan upaya untuk merampungkan isu-isu yang belum disepakati antara AS dan Iran.

"Perundingan Islamabad merupakan momen bersejarah tersendiri," kata Sharif, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (14/4/2026).

Namun waktu yang dimiliki Pakistan untuk membuka kembali peluang, tidak lama, yakni sepanjang gencatan senjata 2 minggu yang akan berakhir pekan depan.

"Semua upaya sedang dilakukan untuk menyelesaikan beberapa masalah yang tertunda," ujarnya.

Setelah upaya diplomatik bersama Turki, Arab Saudi, dan Mesir, Pakistan berhasil mewujudkan gencatan senjata 2 minggu perang sejak pecahnya perang pada 28 Februari.

Wakil Presiden JD Vance, selaku pemimpin delegasi AS, bertemu dengan tim Iran yang dipimpin ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf. Perundingan tersebut dianggap sebagai pertemuan paling signifikan sejak AS dan Iran memutuskan hubungan diplomatik pada 1979. Namun, perundingan berakhir tanpa terobosan terkait isu nuklir.

Vance mengatakan, AS mengininkan komitmen dari Iran untuk tidak membuat senjata nuklir.

“Sayangnya, kita tidak bisa mencapai kemajuan apa pun,” ujarnya.

Sementara itu Ghalibaf mengatakan, terserah kepada AS untuk memutuskan apakah percaya dengan Iran atau tidak.

Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif menegaskan, tidak ada suasana negatif yang dirasakan, bahkan setelah gagalnya perundingan. Ini atmosfer yang baik, pertanda bahwa perundingan bisa kembali digelar.

“Saya tidak ingin berspekulasi, tapi ada peluang,” katanya, seraya menegaskan pihaknya sedang melakukan berbagai upaya mengenai kemungkinan pembicaraan lanjutan di masa mendatang.

Portal berita AS, Axios, mengutip sumber pejabat AS dan negara Arab, melaporkan para pejabat Pakistan, Mesir, dan Turki akan bertemu dengan perwakilan AS dan Iran dalam beberapa hari mendatang guna menjembatani kesenjangan yang tersisa untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang.

“Kita tidak berada dalam kebuntuan total. Pintu belum tertutup. Kedua pihak sedang bernegosiasi. Ini seperti pasar,” kata seorang sumber pejabat Arab.

Topik Menarik