Tragis! Cedera Mengubah Hidup Wonderkid Inggris Jadi Bintang Film Dewasa
LONDON, iNews.id - Siapa yang tahu nama Danny Mountain? Ya dia merupakan calon bintang sepak bola Southampton yang nasibnya berubah drastis menjadi salah satu aktor film dewasa tersukses di Inggris setelah karier sepak bolanya berakhir tragis akibat cedera.
Perjalanan Mountain dimulai saat dia bergabung dengan akademi Southampton di usia sembilan tahun. Saat itu, dia dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Inggris.
Namanya bahkan sempat menarik perhatian klub besar seperti Chelsea, West Ham, dan Tottenham Hotspur. Perkembangannya bersama Southampton membuatnya digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan.
Dua legenda Inggris, Alan Ball dan Geoff Hurst, juga pernah memberikan pujian besar kepadanya saat masih berusia muda. Hal itu membuatnya semakin percaya diri dengan masa depannya di sepak bola.
“Alan Ball memberi saya beberapa pujian - Anda tidak bisa mendapatkan yang lebih baik dari itu,” kata Mountain kepada Daily Echo.
“Dia dan Geoff Hurst melihat kami berlatih saat saya berusia sekitar 12 tahun dan dia berkata kepada ayah saya ‘setiap 10 hingga 15 tahun di negara ini kami memiliki talenta yang menonjol dan saya percaya putra Anda mungkin talenta itu.’ Saya sangat senang mendengarnya - kepala saya langsung besar!" ujanya.
Namun mimpi itu runtuh saat dia berusia 16 tahun setelah mengalami cedera lutut serius akibat benturan dalam pertandingan. Cedera tersebut mengakhiri peluangnya menjadi pesepak bola profesional.
Southampton sempat menanggung biaya terapi pemulihannya, tetapi kariernya tidak bisa kembali ke jalur awal. Setelah itu, dia mencoba jalur lain dengan belajar menjadi tukang kayu.
Perubahan Hidup Drastis di Usia 19 Tahun
Pada usia 19 tahun, Mountain membuat keputusan besar yang mengubah hidupnya secara total dengan terjun ke industri film dewasa.
Dia mengungkap keputusan itu terjadi setelah pacarnya saat itu, seorang model, mendapat tawaran untuk mengikuti audisi di London. Dari situ, dia ikut mencoba peruntungan.
“Saya berkencan dengan seorang gadis Page Three,” kata fans Manchester United itu.
“Agennya ingin dia masuk ke film dewasa. Dia tidak tertarik, tapi dia memberi saya detail audisi di London dan saya datang ke sana. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi tapi saya penuh percaya diri," tuturnya.
Dia juga mengakui sempat gugup saat awal masuk industri tersebut, terutama saat harus tampil di depan kamera.
“Saya sama sekali tidak gugup soal bagian seksual. Saya khawatir berbicara di depan kamera - saya tidak bisa mengendalikan wajah saya karena sangat gugup," ucapnya.
Keputusannya sempat mengejutkan keluarga, terutama sang ibu yang awalnya memiliki pandangan negatif terhadap industri tersebut.
“Ketika saya memberi tahu ibu saya, dia cukup terkejut. Dia berpikir itu akan menjadi sesuatu yang kotor. Tapi setelah beberapa bulan kami berbicara serius, dia mulai tenang,” kata dia
“Saya hanya berusia 19 tahun, tapi saya bahagia dan sering bepergian ke seluruh dunia, dan dia melihat saya benar-benar senang. Ayah saya malah bilang ‘lanjutkan, Nak!’”
Mountain kemudian pindah ke Los Angeles dan membangun karier besar di industri film dewasa. Dia juga masuk daftar aktor dengan bayaran tertinggi di Inggris dan disebut menghasilkan lebih dari 1 juta pounds.
Selama kariernya, dia membintangi sekitar 600 film dan memenangkan berbagai penghargaan di industri tersebut. Dia juga sempat menikah dengan sesama performer Mia Malkova dan Eva Angelina.
Meski sukses di industri tersebut, dia tetap memiliki hubungan dengan sepak bola. Dia pernah bermain dalam laga Hollywood Allstars bersama Vinnie Jones dan Jason Statham.
Kini, di usia 41 tahun, dia masih aktif di industri hiburan dewasa dan memiliki lebih dari 144.000 pengikut di media sosial X.
Dia juga meraih sabuk hitam jiu-jitsu, menambah daftar panjang pencapaiannya di luar sepak bola. Dia pernah mengatakan, “Saya tidak akan pernah mencetak gol untuk Inggris, tetapi itu tidak menghentikan saya untuk menjadi sukses.”










