Karier Marc Marquez Terancam Tamat? Legenda Balap MotoGP Beri Peringatan Keras Terkait Manuver Berisiko
SPANYOL – Legenda balap dunia, Jim Redman, melontarkan peringatan keras bagi pembalap utama Ducati Lenovo, Marc Marquez, jika masih menerapkan gaya balapan yang terlalu berisiko pada musim MotoGP 2026. Redman menekankan keselamatan dan keberlanjutan karier sang pembalap kini berada di ujung tanduk jika kebiasaan melakukan manuver ceroboh yang berujung kecelakaan tidak segera diubah.
Pembalap asal Spanyol tersebut memang kerap kali mengalami cedera karena terjatuh. Hal itu tentunya sangat berpengaruh terhadap performa pembalap tersebut karena sering dibekap cedera.
Jim Redman mengatakan Marc Marquez terkadang sangat berani mengambil risiko dalam balapan. Alhasil, hal tersebut membuat pembalap berjuluk The Baby Alien itu kerap terjatuh di lintasan.
"Pertama kali saya melihat Marc Marquez, saya pikir dia ceroboh. Dia terus jatuh. Dia terus jatuh," kata Jim Redman dilansir dari Motosan, Senin (13/4/2026).
1. Risiko Fatal di Balik Gaya Balap Agresif
Hasil Perempatfinal Swiss Open 2026: Putri KW Rebut Tiket Semifinal Usai Redam Perlawanan Sengit
Menurutnya jika Marc Marquez tidak lebih berhati-hati, hal tersebut akan berdampak buruk ke kariernya. Menurutnya, aspek keamanan ini harus benar-benar diperhatikan oleh sang pembalap demi masa depannya di dunia balap motor paling bergengsi tersebut.
"Di zaman saya, pembalap yang sering jatuh seperti itu biasanya berakhir meninggal atau pensiun. Tidak ada pilihan ketiga," sambung Jim Redman.
"Jadi, saya mengamatinya dan berpikir, anak ini tidak akan bertahan lama," tutupnya.
2. Performa Menurun sang Juara Bertahan
Dalam MotoGP 2026, Marc Marquez memang belum menampilkan performa terbaiknya. Saat ini, pembalap kawakan itu belum meraih kemenangan satu pun meskipun menyandang status sebagai juara bertahan musim lalu.
Situasi sulit ini kian mempertegas bahwa kombinasi antara cedera fisik dan faktor usia mulai membayangi performanya. Publik kini menanti apakah Marquez mampu mengubah gaya balapnya demi memperpanjang napas kariernya atau justru tetap setia dengan gaya agresif yang selama ini menjadi ciri khasnya.










