Roy Suryo Dukung Rismon Dilaporkan soal Tudingan ke JK: Kalau Itu AI, Siapa Pembuatnya?
JAKARTA, iNews.id - Pakar telematika sekaligus tersangka tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo mendukung Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) melaporkan Rismon Sianipar ke polisi. Dia menilai penyidik akan meneliti video Rismon yang menuding JK mendanai isu ijazah Jokowi buatan artificial intelligence (AI) atau bukan.
Roy mengatakan kalaupun terbukti sebagai hasil rekayasa AI, penyidik bisa menelusuri pembuat video tersebut.
"Kenapa saya setuju pelaporan? Dengan dilaporkan, penyidik atau nanti polisi atau aparat, itu nanti akan meneliti. Oke kalau itu AI, berarti siapa pembuat AI-nya?" ujar Roy dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Uang Rp50 Miliar di Kasus Ijazah?' di iNews, Selasa (7/4/2026).
Dia mengatakan, penelusuran pihak yang memproduksi video hasil rekayasa AI mudah dilakukan. Penyidik dapat melacak alamat internet protocol (IP) pembuat konten tersebut.
"Karena ada kan, bukan setan, bukan hantu, pasti ada, dan itu gampang dilacak nanti, IP-nya mana, kemudian munculnya di mana," kata dia.
Selain itu, Roy mendorong penyidik melacak pihak-pihak yang memviralkan video tersebut.
"Kemudian nanti dilacak lagi, siapa yang mempublikasi atau yang memviralkan, termasuk kelompok Ceboker Nusantara, itu mereka memviralkan nih, banyak banget nih kelompok Ceboker Nusantara, memviralkan AI itu dan mendukung statement Rp55 miliar," tutur dia.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang menyatakan kliennya tidak pernah menyebut JK menjadi pendana isu ijazah Jokowi.
“Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK (Jusuf Kalla),” kata Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).
Dia menegaskan, seluruh pernyataan yang beredar itu adalah bohong. Menurutnya, hal itu merupakan hasil rekayasa AI.
“Semua yang beredar itu hoaks. AI ya,” tegas dia.
Dalam video yang beredar, Rismon menyeret nama JK di balik isu ijazah Jokowi. Rismon mengungkapkan dirinya menyaksikan sendiri pertemuan itu, namun tidak menjelaskan apakah dirinya terlibat dalam pertemuan yang dimaksud.
Dalam tayangan tersebut, Rismon mengungkapkan JK ikut terlibat mendanai Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait isu ijazah tersebut hingga mencapai Rp5 miliar.









