Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Laporan JAKI Dibalas Foto Editan AI!
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menonaktifkan Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah buntut kasus pengaduan warga soal parkir liar yang dibalas menggunakan foto editan artificial intelligence (AI). Penonaktifan Siti dari jabatan Lurah Kalisari diputuskan usai Inspektorat Provinsi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma menjelaskan pemeriksaan telah dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada standar audit internal pemerintah untuk mengungkap fakta dan menetapkan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
“Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah korektif dan penguatan pengawasan, agar penanganan pengaduan masyarakat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” kata Dhany dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Selain Lurah Kalisari, kata dia, pegawai yang terlibat yakni Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kalisari dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari diberikan hukuman disiplin serta pembinaan. Tiga petugas PPSU yang terbukti terlibat juga dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat umum kontrak.
“Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” kata dia.
Sebelumnya, Siti Nurhasanah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut yang sempat memicu perhatian publik di media sosial. Dia memastikan, petugas yang terlibat telah diberikan sanksi tegas.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini menjadi pembelajaran bagi kami agar ke depan tidak terulang. Petugas yang bersangkutan telah diberikan SP1 dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Senin (6/4/2026).
Diketahui, persolan parkir liar di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur itu diunggah pengguna Threads, @seinsh. Dia mengaku telah melapor masalah tersebut hingga tingkat kelurahan, namun tak juga selesai.
Saat @seinsh melaporkan kejadian itu melalui aplikasi JAKI, tindak lanjut atas pengaduan itu justru dibalas dengan foto yang dibuat oleh AI.
Dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut terlihat. Foto pertama masih menampilkan mobil yang diduga terparkir liar di sisi Jalan.
Namun pada foto berikutnya, kendaraan tersebut sudah tidak tampak. Foto ini kemudian dicurigai sebagai hasil AI.
"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain enggak ya?" tulis @seinsh.









