Tragis! Pria di Pesanggrahan Jaksel Tewas dengan Pistol di Tangan

Tragis! Pria di Pesanggrahan Jaksel Tewas dengan Pistol di Tangan

Terkini | okezone | Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:04
share

JAKARTA - Seorang pria berinisial BAS (53) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Jalan Deplu 1, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Korban diduga tewas bunuh diri dengan menggunakan senjata api atau pistol.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, jasad korban ditemukan pada Jumat 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. “Benar ada laporan dari warga terkait adaya laki-laki berinisial BAS di kamar/ruang kerja dalam keadaan meninggal dunia,” kata Seala, Sabtu (7/3/2026).

Seala menerangkan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang saksi yang tinggal di sekitar lokasi. Sekira pukul 10.00 WIB, saksi merasa curiga karena anjing peliharaan di lokasi terus menggonggong. Merasa janggal, saksi mencoba mengecek ke sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Saksi berusaha mencari penyebab menggonggongnya anjing tersebut, saksi melihat ke bagian kamar/ruang kerja. Namun saksi hanya melihat bagian kaki almarhum yang berada di dalam kamar dan selanjutnya saksi pergi dari TKP,” ujar Seala.

Selanjutnya, saksi kembali mendatangi rumah korban untuk menanyakan perihal pekerjaan, namun saksi terkejut saat masuk ke ruang kerja korban.

“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan banyak darah pada bagian muka dan kasur, dan selanjutnya saksi memberitahukan ini ke istri saksi dan saksi 2,” ujarnya.

Sementara itu, saksi 2 tidak berani melihat keadaan korban dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian melalui call center 110 untuk menindaklanjuti kejadian ini.

“Saksi menerangkan bahwa tubuh korban bersimbah darah khususnya pada bagian kepala dan terdapat senjata jenis Pistol yang berada di tangan kanan almarhum,” ungkap Seala.

Ia menambahkan, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata yang ada di tangannya. “Almarhum meninggal diduga karena bunuh diri dengan menggunakan pistol. Saat petugas cek TKP, pintu dan kamar sudah terbuka (tidak dikunci). Selanjutnya jenazah akan di bawa ke RS Polri Kramat Jati guna di lakukannya autopsi,” katanya.

Topik Menarik