Polda Riau Tegaskan Tindak Tegas Pelaku Karhutla, 17 Tersangka Sudah Ditangkap

Polda Riau Tegaskan Tindak Tegas Pelaku Karhutla, 17 Tersangka Sudah Ditangkap

Nasional | inews | Selasa, 7 April 2026 - 13:18
share

BENGKALIS, iNews.id - Polda Riau menegaskan komitmennya menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengamankan 17 tersangka sepanjang awal 2026. Langkah ini dilakukan di tengah kebakaran yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto bahkan turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Akit Jaya, Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Senin (6/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada personel gabungan yang telah berupaya memadamkan api selama kurang lebih dua pekan terakhir.

Kombes Ino menegaskan, penanganan karhutla dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Polri dan TNI.

“Di sini kita hadir secara kolaboratif dengan konsep multihelix. Seluruh unsur terlibat, baik dari Polda maupun Kodam, untuk memastikan kondisi personel di lapangan dalam upaya penanggulangan Karhutla,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Dia juga memberikan motivasi kepada petugas yang terus berjibaku memadamkan api di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Tentunya kami memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang sudah bekerja keras selama ini,” katanya.

Selain pemadaman, Polda Riau juga menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Kombes Ino menegaskan, siapa pun yang terbukti menyebabkan kebakaran akan diproses sesuai hukum.

“Penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Siapapun yang melakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja yang mengakibatkan Karhutla, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Dia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Polda Riau telah mengungkap 70 tersangka kasus karhutla. Sementara pada awal 2026, sudah ada 17 tersangka yang diamankan.

“Dari hasil penyelidikan, ada yang terbukti sengaja dan ada juga karena kelalaian,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menyebut dampak kebakaran sangat besar. Hingga kini, sekitar 100 hektare lahan gambut di Pulau Bengkalis dilaporkan terbakar.

"Semua harus menjaga alam kita, dan alam akan menjaga kita," katanya.

Peninjauan ini turut dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, serta pejabat terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Upaya bersama ini diharapkan mampu mempercepat pemadaman serta mencegah kebakaran serupa kembali terjadi di wilayah Bengkalis.

Topik Menarik