Polda Maluku Siapkan Batalyon Cadangan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Polda Maluku Siapkan Batalyon Cadangan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Berita Utama | inews | Selasa, 7 April 2026 - 16:23
share

AMBON, iNews.id - Polda Maluku menyiapkan batalyon cadangan sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Ronald R Rumondor mengatakan, situasi keamanan dalam negeri tidak terlepas dari pengaruh kondisi global yang dinamis.

"Situasi kamtibmas dalam negeri saat ini tidak lepas dari pengaruh dinamika global. Karena itu, seluruh personel harus peka dan mampu mengantisipasi setiap potensi gangguan," ujarnya di Ambon, Senin (6/4/2026).

Dia menegaskan, kesiapsiagaan menjadi hal penting mengingat perkembangan global dapat berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan di daerah.

Sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Maluku, pihaknya membentuk kembali batalyon cadangan yang dapat digerakkan sewaktu-waktu untuk menghadapi situasi kontinjensi.

"Seluruh personel yang tergabung harus siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Setiap anggota juga wajib memahami posisi dan tugas pokoknya dalam struktur batalyon cadangan," katanya.

Kombes Ronald menjelaskan, potensi gangguan keamanan bisa berawal dari ambang gangguan yang jika tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi ancaman nyata.

Selain itu, Mabes Polri juga telah menggelar konferensi video bersama seluruh jajaran Polda sebagai bentuk respons terhadap dinamika global yang perlu diantisipasi.

Dia turut menyoroti dampak situasi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan dan stabilitas harga bahan bakar minyak di Indonesia.

"Kita harus memahami bahwa sebagian pasokan BBM berasal dari kawasan Timur Tengah yang saat ini situasinya cukup dinamis. Namun pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas dalam negeri," katanya.

Di sisi lain, dia menegaskan kebijakan kerja dari rumah (WFH) tidak berlaku bagi personel Polri karena tugas kepolisian menuntut kesiapsiagaan penuh di lapangan.

Setiap satuan kerja pun diminta menyusun perencanaan operasional secara matang guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk keterbatasan anggaran.

Selain itu, para perwira dan komandan di setiap tingkatan diminta mampu mengendalikan serta menggerakkan personel secara cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat.

Topik Menarik